Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 02.00 WIB

ITB Ultra Marathon 2026 Targetkan 6.000 Peserta, Bawa Misi Air Layak Minum

ITB Ultra Marathon 2026 digelar 16-18 Oktober dengan target 6.000 peserta. Ajang ini membawa misi air layak minum dan pendidikan. (Hanung Hambara/JawaPos) - Image

ITB Ultra Marathon 2026 digelar 16-18 Oktober dengan target 6.000 peserta. Ajang ini membawa misi air layak minum dan pendidikan. (Hanung Hambara/JawaPos)

JawaPos.com – ITB Ultra Marathon 2026 akan digelar pada 16-18 Oktober mendatang. Memasuki penyelenggaraan kedelapan, ajang lari jarak jauh tersebut menargetkan 6.000 peserta.

Target tersebut terdiri atas 4.000 peserta Ultra Marathon dan 2.000 peserta Fun Run. Selain dua kategori itu, panitia juga menyiapkan Virtual Run yang dapat diikuti pelari dari berbagai wilayah.

Untuk kategori Ultra Marathon, peserta akan menempuh jarak 180 kilometer dari Jakarta menuju Bandung. Rute lomba dimulai dari Balai Kota Jakarta dan berakhir di Kampus ITB Ganesha, Bandung.

Peserta Ultra Marathon dapat memilih format individual maupun estafet. Untuk nomor estafet, tersedia Relay 2, Relay 4, Relay 8, dan Relay 16.

ITB Ultra Marathon 2026 tak hanya menjadi ajang lari jarak jauh, tetapi juga membawa program sosial dengan menyalurkan lima unit alat pengolahan air baku menjadi air layak minum. Lima unit Water Ultra Filter tersebut akan ditempatkan di sekolah dan tempat ibadah yang berada di sepanjang lintasan lomba.

"Kami berharap manfaat nyata dari penyelenggaraan ITB Ultra Marathon 2026 dapat terus dirasakan, bahkan setelah perlombaan berakhir," ujar Ketua Pelaksana ITB Ultra Marathon 2026 Aleks Suhanto di Jakarta, kemarin (16/8).

Selain akses air layak minum, ITB Ultra Marathon 2026 turut membawa misi pendidikan melalui ITB Berdampak. Program tersebut tahun ini dibuka untuk masyarakat umum agar lebih banyak pihak dapat berpartisipasi dalam mendukung Dana Lestari ITB.

Dana yang dihimpun akan digunakan untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang membutuhkan. Selain itu, dana tersebut juga dialokasikan untuk mendukung program pendidikan, riset, dan pengembangan institusi.

Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara mengatakan, keterlibatan masyarakat dan berbagai mitra diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan pendidikan.

"ITB meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui ITB Berdampak, kami membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi alumni, mitra, korporasi, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama memperkuat Dana Lestari ITB," ucap Tatacipta. 

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore