Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2026 | 15.48 WIB

Atlet Padel Berharap Bonus, PBPI Ingin Ada Apresiasi dari Pemerintah

Pasangan padel putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati (bawah) meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto (atas) pada laga final di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu (3/10/2026). Meski berangkat secara mandiri, atlet padel Indonesia berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu perunggu. PBPI berharap pemerintah turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. (ANTARA/Arindra Meodia) - Image

Pasangan padel putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati (bawah) meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto (atas) pada laga final di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu (3/10/2026). Meski berangkat secara mandiri, atlet padel Indonesia berhasil menyumbangkan satu medali perak dan satu perunggu. PBPI berharap pemerintah turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. (ANTARA/Arindra Meodia)

JawaPos.com – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) berharap pemerintah memberikan apresiasi kepada atlet padel yang menyumbangkan medali perak dan perunggu untuk Indonesia pada Asian Games 2026.

Medali perak diraih Fitriani Sabatini dan Fadona Kusumawati. Sementara itu, Beatrice Gumulya dan Novela Putria menyumbangkan medali perunggu.

Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita berharap pencapaian tersebut mendapat perhatian pemerintah, termasuk terkait pemberian bonus bagi atlet peraih medali.

Pemerintah menjanjikan bonus Rp 3 miliar bagi atlet peraih medali emas Asian Games 2026.

Galih berharap atlet padel yang turut berjuang membawa nama Indonesia juga mendapat apresiasi, meski belum meraih emas.

“Walaupun kami dari awal sudah mengantisipasi dan siap bahwa kami adalah cabang olahraga mandiri, saya berharap negara bisa membantu. Atlet-atlet Indonesia, baik yang mandiri maupun tidak, berjuang untuk negara,” ujarnya.

Menurut Galih, keberhasilan meraih medali perak dan perunggu menunjukkan bahwa padel tidak sekadar menjadi olahraga rekreasi, tetapi juga berpotensi menyumbangkan prestasi bagi Indonesia.

Dia menilai perjuangan para atlet patut diapresiasi, terlebih mereka harus menjalani jadwal pertandingan yang padat selama kompetisi.

“Anak-anak ini kalau kalian ada di sana, kalian bisa melihat betapa capeknya mereka tiap pagi, sore, malam bertanding untuk negara,” katanya.

PBPI sendiri telah menyiapkan bonus secara mandiri bagi para atlet. Namun, bonus tersebut belum diberikan karena para pemain masih harus berkonsentrasi menghadapi agenda berikutnya, yakni kualifikasi Piala Dunia di Kuwait.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore