Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Oktober 2026 | 23.46 WIB

BWF Gunakan sistem 15 Poin, PBSI Antisipasi Pergeseran Peta Persaingan

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian dalam konferensi pers jelang Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (18/01/2026). ANTARA/HO-PBSI - Image

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian dalam konferensi pers jelang Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (18/01/2026). ANTARA/HO-PBSI

JawaPos.com - PP PBSI mulai mengantisipasi perubahan peta persaingan bulu tangkis dunia menyusul penerapan sistem skor 15 poin yang akan berlaku mulai 4 Januari 2027.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan perubahan sistem skor berpotensi memengaruhi pola permainan, terutama pada periode awal ketika pemain dan pelatih masih beradaptasi.

“Kalau berdasarkan perubahan sistem sebelumnya, dari 15 poin ke 21 poin, peta persaingan itu bergeser di awal. Ini yang kami antisipasi,” kata Eng Hian di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

BWF telah mengesahkan sistem tiga gim dengan masing-masing gim dimainkan hingga 15 poin untuk menggantikan format 21 poin. Sistem baru tersebut mulai berlaku pada 4 Januari 2027.

Eng Hian mengatakan PBSI perlu mencari bentuk latihan dan strategi yang paling sesuai karena kebutuhan setiap sektor tidak selalu sama.

“Tentunya kami harus bisa beradaptasi. Bagaimana kami mengadaptasi dengan sistem 15 poin ini? Apa yang harus lebih difokuskan? Kami juga sama-sama belum tahu karena tiap sektor pasti berbeda-beda kebutuhannya,” ujar Eng Hian.

Menurut dia, salah satu perubahan paling terasa adalah durasi pertandingan yang menjadi lebih cepat sehingga setiap poin makin bernilai.

Hal tersebut membuat akurasi pukulan dan kemampuan pemain meminimalkan kesalahan menjadi semakin penting.

“Kalau dilihat secara global, sistem 15 poin tentu akan lebih cepat. Kemudian akurasi pukulan harus lebih ditingkatkan lagi. Karena pada saat terjadi kesalahan atau mati, perolehan poin akan semakin pendek,” katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore