Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 01.00 WIB

16 Hari di Nagoya, Menyaksikan Air Mata dan Sejarah Asian Games 2026

16 hari meliput Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meninggalkan cerita tentang perjuangan atlet, keramahan Jepang, dan sejarah Indonesia. (Antara) - Image

16 hari meliput Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meninggalkan cerita tentang perjuangan atlet, keramahan Jepang, dan sejarah Indonesia. (Antara)

JawaPos.com – Enam belas hari berlalu tanpa terasa sejak api Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dinyalakan pada 19 September. Pada Minggu (4/10) malam, api itu akhirnya dipadamkan.

Nagoya menjadi saksi begitu banyak cerita. Ada kemenangan yang dirayakan dengan air mata bahagia, kekalahan yang diterima dengan penuh kekecewaan, hingga peluh para atlet dalam memperjuangkan prestasi di panggung Asia.

Bagi tim kantor berita ANTARA, perjalanan itu dimulai dua hari sebelum pesta olahraga terbesar di Asia tersebut resmi dibuka.

Perjalanan dari Indonesia menuju Nagoya memakan waktu sekitar 12 jam, termasuk transit dua jam di Bandara Narita, Tokyo.

Setibanya di Nagoya, kesan pertama yang muncul adalah suasananya yang relatif sepi. Ketenangan itu masih terasa ketika perjalanan dilanjutkan dengan taksi menuju penginapan.

Kota ini tampak belum menunjukkan tanda-tanda bahwa beberapa hari kemudian ribuan atlet, ofisial, jurnalis, dan sukarelawan dari berbagai negara akan memadati setiap sudutnya.

Hari pertama penugasan dimulai dengan mengunjungi Main Media Center (MMC). Pewarta foto ANTARA mengambil rompi bib sebelum perjalanan berlanjut menuju kawasan Kinjo Pier untuk melihat langsung kampung atlet terapung yang menggunakan kapal pesiar Costa Serena.

Kapal tersebut tiba di Nagoya pada 15 September dan digunakan sebagai akomodasi hingga 6 Oktober. Dengan panjang 290,2 meter, bobot kotor 114.000 ton, dan 1.500 kabin, Costa Serena dipersiapkan untuk menampung sekitar 4.000 atlet dan ofisial dalam satu waktu.

Setelah itu, hari-hari penugasan diisi dengan berpindah dari satu stasiun ke stasiun lain serta dari satu arena ke arena berikutnya. Waktu yang dihabiskan di perjalanan kerap terasa sama pentingnya dengan pertandingan yang akan diliput.

Cerita Kota Nagoya

Salah satu pengalaman yang paling membekas justru terjadi di dalam kereta.

Editor: Hendra
Sumber: Antara News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore