
Pemanah Nurisa Dian Ashrifah. (ANTARA)
JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) Arsjad Rasjid menyebut medali emas yang diraih Nurisa Dian Ashrifah pada Asian Games 2026 sebagai sejarah baru bagi panahan Indonesia.
"Itu sejarah bagi panahan Indonesia. Nurisa tampil tenang, konsisten, dan mampu melewati lawan-lawan kuat hingga final. Emas itu adalah hasil kerja keras atlet, pelatih, tim pendukung, dan semua pihak yang terus mendukung perkembangan panahan Indonesia," ujar Arsjad dalam keterangan yang di terima di Nagoya, Jepang.
Nurisa Dian, atau yang akrab disapa Hani, mencetak sejarah setelah memastikan medali emas dengan mengalahkan pemanah Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137 pada partai final.
Bagi Arsjad, pencapaian tersebut menunjukkan atlet panahan Indonesia mampu bersaing dengan pemanah-pemanah terbaik di kawasan Asia, sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat prestasi tingkat internasional.
"Prestasi itu menunjukkan atlet panahan Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Asia. Tugas kami berikutnya adalah menjaga konsistensi dan terus memperkuat pembinaan agar prestasi itu dapat berlanjut," kata Arsjad.
Baca Juga:Sabet Emas di Asian Games 2026, Perpani Persiapkan Compound untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Hani yang berstatus sebagai unggulan kedelapan harus melewati sejumlah lawan unggulan dalam perjalanannya menuju podium tertinggi.
Pada perempat final, dia menyingkirkan unggulan pertama asal India Chikitha Taniparthi, sebelum mengalahkan unggulan keempat asal Korea Selatan Yeonseo Kang pada semifinal.
Manajer Tim Nasional Panahan Indonesia Aziz Armand mengatakan keberhasilan Hani merupakan gambaran kesiapan atlet dan tim dalam menghadapi persaingan Asian Games 2026.
"Nurisa menghadapi lawan-lawan unggulan sejak fase gugur dan tetap mampu menjaga fokus sampai final. Hasil itu menunjukkan kualitas atlet sekaligus kerja solid tim selama persiapan dan pertandingan," ujar Aziz.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022