
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir pun memberikan apresiasi kepada para pemain yang berhasil mengantarkan Indonesia ke podium tertinggi. Tim bulu tangkis putra Indonesia meraih emas pertama Asian Games 2026 setelah mengalahkan Tiongkok 3-2. Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, menceritakan pengalamannya sesaat sebelum melakoni pertandingan partai terakhir babak final beregu putra Asian Games 2026, Kamis malam.
Atlet yang akrab disapa Ubed itu mengaku tegang karena pertandingannya merupakan penentu nasib keberhasilan Indonesia mendulang medali emas pertama dalam ajang tersebut.
"Perasaannya campur aduk, senang juga. Dari awal sudah sempat tegang. Sebelum main, saya sudah telepon orang tua di bench itu. Minta doa dari mereka, karena saya merasa tegang," ungkap Ubed saat ditemui di Ichinomiya, Aichi, Jepang.
Ubed mengaku merasa tegang dan gugup jelang laga penentuan yang menutup pertandingan dengan tunggal putra China Weng Hongyang. Namun berkat kesabaran dan kemampuan menjaga mental pertandingan, Ubed menang dua gim langsung 23-21, 21-13.
Namun dia tidak melupakan dukungan dari rekan satu tim yang selalu memberikan semangat dari pinggir lapangan.
Ubed mengatakan, laga dengan durasi 51 menit itu bisa dijalani dengan semangat dan tanpa beban karena dukungan rekan-rekan dan pelatih.
"Karena ada support juga dari tim di belakang. Pokoknya, saya terus berusaha yang terbaik karena tidak mau mengecewakan tim dan semua yang sudah menonton," katanya.
Bulu tangkis menjadi cabang olahraga pertama yang menyumbang medali emas bagi Kontingen Indonesia dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Medali emas itu disumbangkan tim beregu putra yang menang atas China dengan skor 3-2.
Dari hasil pertandingan itu, Indonesia mengoleksi 20 medali yang terdiri dari satu emas, empat perak dan 15 perunggu pada hari ke-5 Asian Games.
Satu hari sebelumnya yakni pada hari Rabu (23/9), tim bulu tangkis beregu putri turut menyumbang medali perunggu setelah dikalahkan China pada babak semifinal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022