Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 16.33 WIB

Terancam Larangan Bertanding 2 Tahun, Nick Kyrgios Minta Maaf Usai Terjerat Kasus Doping

ITIA jatuhkan skorsing terhadap Nick Kyrgios akibat kasus doping. (@k1ngkyrg1os/Instagram). - Image

ITIA jatuhkan skorsing terhadap Nick Kyrgios akibat kasus doping. (@k1ngkyrg1os/Instagram).

JawaPos.com - Petenis Australia Nick Kyrgios dinyatakan positif kokain dalam tes doping yang dilakukan setelah tampil di turnamen ATP 250 Mallorca pada Juni 2026.

Kyrgios mengungkapkan kabar tersebut melalui Instagram pribadinya. Kyrgios mengakui kesalahannya dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas pelanggaran tersebut.

“Saya ingin kalian mendengar ini langsung dari saya. Baru-baru ini saya gagal dalam tes doping di Mallorca setelah dinyatakan positif kokain. Saya telah melakukan kesalahan besar dan saya bertanggung jawab penuh atas hal tersebut,” kata Kyrgios di Cerita Instagramnya.

“Saya meminta maaf kepada para penggemar, keluarga, sponsor, dan semua orang yang dekat dengan saya. Terutama, saya meminta maaf kepada anak-anak yang mengikuti saya. Saya tahu contoh seperti apa yang saya berikan dan saya sangat kecewa kepada diri saya sendiri,” lanjutnya.

Sampel urine Kyrgios diambil sehari setelah kekalahannya dari Adam Walton di Kejuaraan Mallorca pada 22 Juni. Laga itu menjadi salah satu dari hanya empat pertandingan tunggal yang dimainkan Kyrgios sepanjang 2026. Laboratorium yang terakreditasi World Anti-Doping Agency (WADA) kemudian mengonfirmasi keberadaan benzoylecgonine atau metabolit dari kokain dalam sampel.

Buntut hasil tes itu, International Tennis Integrity Agency (ITIA) menjatuhkan skorsing sementara kepada Kyrgios sejak 4 Agustus 2026. Selama menjalani skorsing, Kyrgios dilarang bermain, melatih, maupun menghadiri turnamen yang berada di bawah naungan WTA, ATP, dan ajang Grand Slam.

ITIA sendiri belum menentukan secara pasti durasi hukuman yang akan dijalani Kyrgios. Lamanya sanksi akan bergantung pada apakah zat itu dikonsumsi saat periode kompetisi atau di luar kompetisi. Pelanggaran terkait kokain dapat berujung pada larangan bertanding hingga dua tahun. Namun, hukuman itu masih dapat dikurangi berdasarkan kondisi dan fakta yang ditemukan dalam kasus yang bersangkutan.

Kyrgios yang sempat menembus peringkat ke-13 dunia pada 2016, saat ini merosot drastis ke posisi 919 akibat serangkaian cedera dan periode panjang tanpa bertanding. Selain hanya memainkan empat pertandingan tunggal sepanjang tahun ini, Kyrgios juga lebih banyak tampil di nomor ganda. Kyrgios sempat bermain di Australian Open dan Wimbledon, serta mengikuti pertandingan Battle of the Sexes melawan Aryna Sabalenka di lapangan yang telah dimodifikasi pada akhir 2025.

Dalam keterangannya, Kyrgios mengungkapkan bahwa masalah fisik akibat cedera beruntun dalam beberapa tahun terakhir turut memengaruhi kesehatan mentalnya. Kondisi itu kian memberatkannya, terutama ketika ia harus berhadapan dengan kemungkinan bahwa karier profesionalnya segera berakhir. 

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore