
Marc Marquez difavoritkan di MotoGP Inggris 2026. Namun karakter Sirkuit Silverstone yang mirip Assen diprediksi menjadi tantangan besar. (Ducati Corse)
JawaPos.com – MotoGP kembali bergulir akhir pekan ini setelah jeda musim panas hampir satu bulan. Seri MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone menghadirkan Marc Marquez sebagai salah satu favorit utama setelah tampil impresif dalam beberapa balapan terakhir.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu memenangi tiga dari empat seri terakhir, yakni MotoGP Hungaria, Republik Ceko, dan Jerman. Rangkaian hasil tersebut memangkas jaraknya dengan pemuncak klasemen Jorge Martin (Aprilia Racing) dari lebih dari 100 poin menjadi hanya terpaut 18 angka.
Pencapaian itu diraih ketika kondisi fisik Marc belum sepenuhnya pulih usai menjalani operasi bahu pada Mei lalu. Karena itu, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut memilih memangkas waktu libur untuk memaksimalkan pemulihan.
"Jeda tiga pekan ini saya manfaatkan untuk beristirahat, mengisi ulang energi, dan menjaga kondisi dengan latihan fisik," ujar Marc seperti dikutip Crash.
Marc menyadari Silverstone merupakan salah satu sirkuit paling menuntut secara fisik.
"Silverstone adalah trek yang panjang dan sangat menguras tenaga. Ditambah lagi, ada faktor cuaca yang selalu sulit ditebak dan bisa mengubah jalannya balapan secara drastis," katanya.
Meski datang dengan performa terbaik, Marc diprediksi tidak akan mudah meraih kemenangan di Silverstone. Sirkuit sepanjang 5,9 kilometer tersebut memiliki banyak tikungan cepat dengan perubahan arah berkecepatan tinggi yang mirip dengan karakter Sirkuit Assen, Belanda.
Karakter lintasan seperti itu sempat menyulitkan Marc saat tampil di Assen. Demi menghindari risiko cedera, dia memilih tidak memaksakan diri dan akhirnya hanya finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut menjadi satu-satunya balapan tanpa kemenangan dalam empat seri terakhir.
Rekor Marc di Silverstone juga tidak terlalu istimewa. Sepanjang kariernya di kelas premier, dia baru sekali menang di sirkuit tersebut, yakni pada musim 2014. Bahkan saat tampil dominan musim lalu, Marc hanya mampu finis di posisi ketiga.
Meski demikian, sejumlah rival utama Marc juga belum berada dalam kondisi ideal.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
