Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 22.00 WIB

Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu absen di BWF World Championships 2026. (Dok. Djarum Badminton) - Image

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu absen di BWF World Championships 2026. (Dok. Djarum Badminton)

JawaPos.com — PBSI memastikan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dicoret dari skuad Indonesia untuk BWF World Championships 2026 di New Delhi, India, pada 17–23 Agustus.

Keputusan itu diambil di tengah proses judicial proceedings yang sedang dijalankan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

PBSI Sesuaikan Skuad Indonesia

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengatakan perubahan komposisi wakil Indonesia di sektor ganda campuran dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian administrasi dan keikutsertaan atlet pada Kejuaraan Dunia 2026.

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dipastikan tidak masuk dalam skuad Indonesia yang akan bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada 17–23 Agustus.

"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku," kata Ricky melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Senin (3/8/2026).

Keputusan tersebut muncul di tengah proses yang sedang dijalankan Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF terkait dugaan pelanggaran integritas.

Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana diduga terlibat kasus pengaturan skor atau match fixing, tetapi proses tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan resmi.

BWF Jalankan Judicial Proceedings

PP PBSI menyatakan sudah mengetahui BWF tengah menjalankan judicial proceedings atau proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Organisasi bulu tangkis Indonesia itu memilih menghormati mekanisme yang diterapkan BWF selama proses berjalan.

Ricky menegaskan PP PBSI mendukung sepenuhnya mekanisme peradilan independen tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis.

Editor: Hendra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore