
PBSI telah mengantongi pengganti Rionny Mainaky sebagai pelatih ganda campuran. Jafar/Felisha juga dikabarkan mundur dari Kejuaraan Dunia. (Dok. BWF)
JawaPos.com – PP PBSI melakukan penyegaran di jajaran kepelatihan sektor ganda campuran. Rionny Mainaky yang menjabat sebagai kepala pelatih, bersama asistennya Amon Sunaryo, mengakhiri tugas di Pelatnas PBSI setelah federasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional.
Meski kursi kepala pelatih kini kosong, PBSI memastikan proses pencarian pengganti sudah memasuki tahap akhir. Federasi mengaku telah mengantongi kandidat yang diproyeksikan memimpin sektor ganda campuran. Namun, pelatih baru baru akan diumumkan setelah seluruh proses internal rampung. Targetnya, pengumuman dilakukan pada Agustus 2026.
"Proses penunjukannya masih berjalan dan harus melalui tahapan internal yang sedang kami selesaikan. Kami ingin memastikan seluruh proses tersebut berjalan dengan baik sebelum diumumkan secara resmi kepada publik," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian.
"Karena itu, pengumuman kepala pelatih ganda campuran utama yang baru kami targetkan dapat dilakukan pada Agustus nanti," lanjutnya.
Eng Hian menjelaskan, pergantian pelatih bukan semata-mata didasarkan pada hasil pertandingan dalam jangka pendek. Menurut dia, PBSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ganda campuran menghadapi target besar ke depan. Evaluasi tersebut juga mengacu pada target dan indikator kinerja (KPI) yang telah ditetapkan.
"Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," paparnya.
PBSI juga menyampaikan apresiasi kepada Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo atas kontribusi mereka selama menangani sektor ganda campuran di Pelatnas.
"Kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet nasional. Kami mendoakan yang terbaik dan semoga sukses dalam perjalanan karier mereka selanjutnya," ujar Eng Hian.
Sementara itu, media Thailand Badmintonblahblah melaporkan bahwa pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu telah mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Slot milik Jafar/Felisha sempat ditawarkan kepada pasangan lain. Kesempatan pertama diberikan kepada Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana, tetapi pasangan tersebut dikabarkan menolak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022