
Para pegolf Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan turnamen CGT sebagai ajang untuk menunjukkan performa terbaik. (Istimewa)
JawaPos.com - Ciputra Golfpreneur Tournament (CGT) 2026 akan digelar di Damai Indah Golf, BSD Course, Tangerang Selatan, Banten, 26-29 Agustus. Para pegolf Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan turnamen ini sebagai ajang untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Chairman Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) Nararya Ciputra Sastrawinata menuturkan, dengan mendapatkan kesempatan bertanding dalam sebuah turnamen internasional di Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman baru, tapi juga membuka exposure dan wawasan para atlet Indonesia. “Sehingga mereka siap untuk berkompetisi di turnamen-turnamen internasional lainnya," kata dia dalam press conference, Jumat (24/7).
CGT merupakan sebuah turnamen profesional di skala regional yang diprakarsai Almarhum DR. (HC) Ir. Ciputra pada 2014 dan di-sanction oleh Asian Development Tour (ADT). Visi Ciputra untuk meningkatkan level kompetitif para pegolf profesional Indonesia agar suatu saat bisa menjadi juara di level regional dan internasional.
Baca Juga:Resmi! LeBron James Gabung Philadelphia 76ers, Superstar NBA Tolak Warriors hingga Cavaliers
ADT didirikan Asian Tour pada 2010 untuk menyediakan platform pengembangan yang membantu para atlet golf profesional mencapai status yang lebih tinggi di Asian Tour dan level yang lebih tinggi. Ciputra menyadari kesempatan ini dapat mendukung para atlet golf profesional Indonesia yang sedang berkembang dan berupaya untuk masuk level turnamen internasional yang lebih tinggi.
Teddy Jubilant, mewakili Asian Development Tour (ADT) berterima kasih kepada Ciputra Group dan Damai Indah Golf atas komitmen dan dukungan yang luar biasa. Menurut dia, Ciputra Golfpreneur Tournament merupakan turnamen paling konsisten di ADT.
“Turnamen ini menghasilkan beberapa pemenang yang luar biasa. Tahun lalu Matt Killen, pegolf dari Inggris menjadi juara dan saat ini dia menjadi salah satu pegolf kami yang memiliki potensi besar. Tahun lalu dia finish 10 Besar di Order of Merit ADT dan sekarang main di Asian Tour," ungkap Teddy Jubilant.
Selain itu ada Tom Kim, Suteepat Prateeptienchai, dan Miguel Carballo yang setelah memenangkan turnamen ini berhasil meraih prestasi di level yang lebih tinggi. Tom Kim merupakan salah satu pegolf dunia yang menjadi juara Ciputra Golfpreneur Tournament 2019. Pegolf asal Korea Selatan ini sekarang sudah menjadi salah satu pegolf yang diperhitungkan.
Pada pertengahan Juni lalu menjadi juara Genesis Scottish Open 2026, turnamen PGA Tour berhadiah total US$ 9 juta. Tiga gelar juara PGA Tour lain yang diraihnya yaitu Wyndham Championship 2022, Shriners Children's Open 2022 dan 2023.
Agus Triyono, Chairman Proffesional Golf Association Tour of Indonesia (PGATI). Menurutnya, bukan hanya pegolf-pegolf profsional Indonesia, tapi pegolf-pegolf luar negeri juga selalu menantikan turnamen ini. “Selalu banyak peminatnya. Tidak hanya karena nilai prize money yang cukup besar, tapi persaingan di tournament ini juga semakin kompetitif,” papar dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022