
Ilustrasi padel, olahraga raket yang mulai digemari di Indonesia. (Istockphoto)
JawaPos.com – Popularitas padel terus menanjak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash ini kini tidak lagi identik dengan komunitas tertentu, tetapi mulai digemari masyarakat luas, dari kalangan profesional hingga anak muda.
Pertumbuhan tersebut terlihat dari semakin banyaknya lapangan, klub, hingga penyelenggaraan turnamen di berbagai kota.
Laporan Core & Court yang dirangkum Databoks menunjukkan jumlah klub padel di Indonesia melonjak dari hanya 3 klub pada 2021 menjadi 293 klub pada 2025. Dalam periode yang sama, jumlah lapangan meningkat dari 15 menjadi 947 lapangan, sementara jumlah pemain diperkirakan telah melampaui 20 ribu orang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar padel dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Tren serupa juga terjadi secara global. International Padel Federation (FIP) mencatat jumlah pemain padel di dunia telah melampaui 35 juta orang. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah klub tumbuh 16,1 persen, lapangan bertambah 15,2 persen, dan anggota federasi nasional meningkat 42 persen, menandakan olahraga ini terus berkembang di berbagai negara.
Di tengah tren tersebut, berbagai turnamen komunitas mulai bermunculan, salah satunya GP NasDem Padel Cup yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
GP NasDem Padel Cup digelar Garda Pemuda (GP) NasDem di Margot Padel, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2026). (Istimewa)
Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv Singh dalam keterangannya menilai padel tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang yang mampu mempertemukan berbagai komunitas.
"Bagi saya, olahraga khususnya padel bukan hanya tentang menang atau kalah. Lebih dari itu, olahraga mengajarkan sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat untuk terus berkembang," kata Rajiv.
Menurutnya, semakin banyak turnamen padel dapat membuka ruang kolaborasi sekaligus mendorong masyarakat menjalani gaya hidup yang lebih aktif.
"Turnamen ini menjadi wadah untuk menjalin kolaborasi, mempererat persaudaraan, serta mengajak masyarakat hidup lebih sehat," tutupnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
