
Veda Ega Pratama menjalani sesi FP1 Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park dan menutup latihan pembuka pada posisi ke-26. (Instagram @teamvedaofficial)
JawaPos.com — Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama menuntaskan sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Hungaria 2026 di posisi ke-26 di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026). Meski sempat menembus posisi 14 besar, pembalap Honda Team Asia itu akhirnya harus puas finis di papan bawah setelah persaingan berlangsung sangat ketat sepanjang sesi pembuka.
FP1 Moto3 Hungaria 2026 menjadi kesempatan pertama bagi para pembalap untuk beradaptasi dengan karakter Sirkuit Balaton Park.
Cuaca cerah dan kondisi lintasan yang kering membuat seluruh peserta fokus mencari setelan terbaik sebelum memasuki sesi Practice yang lebih menentukan.
Baca Juga:Target Veda Ega Pratama di Moto3 Hungaria 2026: Yakin Hadapi Trek Baru, Bidik Lanjutkan Tren Positif
Veda Ega Pratama memulai sesi dengan pendekatan hati-hati. Pada putaran awal, pembalap asal Gunungkidul itu mencatat waktu 1 menit 53,349 detik sebelum memperbaikinya menjadi 1 menit 50,832 detik.
Perkembangan performanya terlihat cukup menjanjikan. Secara bertahap Veda memangkas waktu lap hingga mencatatkan 1 menit 50,113 detik yang sempat mengangkat posisinya ke peringkat ke-12.
Saat itu, rookie berbakat asal Spanyol, Maximo Quiles, menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 47,885 detik.
Selisih hampir dua detik menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Veda dan timnya.
Persaingan yang semakin rapat membuat posisi Veda kembali turun. Meskipun berhasil menorehkan waktu 1 menit 49,772 detik, ia belum mampu bertahan di kelompok 15 besar dan sempat berada di posisi ke-19.
Peningkatan performa Veda sebenarnya terus berlanjut sepanjang sesi. Saat David Munoz mengambil alih posisi tercepat dengan catatan 1 menit 47,488 detik, Veda mampu membukukan waktu 1 menit 49,237 detik.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
