
Laga OKC vs Lakers. (Dok. NBA)
JawaPos.com – Oklahoma City (OKC) Thunder memang diperkuat pemain bintang seperti Shai Gilgeous-Alexander. Meski begitu, performa moncer juara bertahan NBA itu tidak hanya bergantung pada MVP musim lalu tersebut.
Seperti terlihat dalam game ketiga semifinal Wilayah Barat menghadapi Los Angeles Lakers kemarin (10/5).
Shai mencetak 23 poin dan 9 assist. Tetapi, ada enam pemain Thunder lain yang mencetak poin lebih dari dua digit. Kolektivitas tim itulah yang mengantarkan Thunder unggul 131-108 di kandang Lakers, Crypto.com Arena.
OKC pun unggul agregat 3-0 dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menuju final Wilayah Barat.
”Menurutku, yang membuat segalanya lebih mudah adalah komitmen para pemain terhadap tim. Mereka saling mendukung kesuksesan satu sama lain,” kata pelatih Thunder Mark Daigneault seperti dikutip dari ABC.
Baca Juga:Marc Marquez Ungkap Cedera Tersembunyi! Rider Ducati Absen di MotoGP Le Mans dan Catalunya
Daigneault mencontohkan sikap bench player seperti Isaiah Joe yang rela berbagi rotasi dengan Jared McCain. Dalam beberapa situasi, Isaiah malah meminta Daigneault memainkan McCain lebih banyak. Kemarin, giliran Isaiah yang mendapat menit bermain lebih banyak.
”Energi mereka untuk saling mendukung tidak pernah menurun. Itu sesuatu yang sangat istimewa. Hal itu membuat tugasku lebih ringan karena aku tahu bahwa ketika aku mengambil keputusan, entah itu benar atau salah, tim selalu mendukung dan para pemain siap sedia kapan pun,” beber Daigneault.
Kemarin, guard cadangan Ajay Mitchell menjadi salah satu pembeda lewat torehan 24 poin dan 10 assist. Lalu, Isaiah mencetak 12 poin hanya dalam 18 menit bermain. Sementara McCain memang hanya menambah tiga poin, tetapi tetap memberi kontribusi penting ketika Shai berada di bangku cadangan.
”Mitchell dan McCain benar-benar menyulitkan kami pada menit-menit saat Shai tidak bermain,” kata pelatih Lakers JJ Redick seperti dikutip dari Los Angeles Times.
Dengan tertinggal 0-3, peluang Lakers untuk lolos ke final Wilayah Barat sangat kecil. Dalam sejarah playoff NBA, belum pernah ada tim yang mampu lolos setelah tertinggal 0-3.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
