
Selebrasi LeBron James setelah mencetak poin. (Wally Skalij/Los Angeles Times)
JawaPos.com- LeBron James tetap melakukan kebiasaan yang sudah bertahun-tahun dia lakukan jelang laga lawan Oklahoma City (OKC) Thunder kemarin (8/5). Meski bermain tandang di Paycom Center, dia sudah tiba lebih dulu di venue tiga jam sebelum pertandingan.
Setahun yang lalu, LeBron pernah mengungkapkan jika dia memang sering tiba di lapangan hingga lima jam sebelum pertandingan. “Tidak ada waktu yang terbuang,” ucapnya dikutip dari Diario AS menggambarkan rutinitas ketat yang dia jalani sebelum pertandingan dimulai.
Nah, kedisiplinan itulah yang membuat LeBron tetap tampil prima di usia 41 tahun. Dia tampil baik melawan Thunder dengan catatan 23 poin dan 6 assist. Game kedua semifinal Wilayah Barat tersebut juga jadi laga postseason ke-300 baginya. Dia jadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang berhasil menyentuh angka tersebut.
Sayangnya, Lakers harus mengakui keunggulan Thunder 107-125. Hasil itu sekaligus memperlebar ketertinggalan agregat mereka jadi 0-2. Setelah laga berakhir, rasa frustasi terlihat dari para pemain Lakers. Beberapa pemain, yang dipimpin oleh Austin Reaves, terlihat menghampiri wasit untuk memprotes sejumlah keputusan.
Laga tersebut memang berjalan dengan beberapa keputusan kontroversial. Seperti diantaranya, pelanggaran Jailen Williams kepada LeBron saat saat kuarter pertama tersisa 5 menit 8 detik. Menurut Joel Lorenzi dari The Athletic, ada juga momen LeBron berteriak “Apa yang kau bicarakan? Kau payah sekali!” kepada wasit John Goble.
Pelatih Lakers, JJ Redick secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit. Dia juga menilai LeBron tidak mendapatkan perlakuan yang layak sebagai seorang bintang. “LeBron mendapat wasit terburuk dibanding pemain bintang mana pun yang pernah saya lihat,” kata Redick.
“Dia dipukul berkali-kali malam ini. Itu bukan hal baru. Dia sering dilanggar tapi tidak mendapat panggilan foul,” keluhnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
