
Marco Bezzecchi. (Dok. Aprilia Racing)
JawaPos.com – Aprilia tiba di Le Mans, Prancis, akhir pekan ini dengan status sebagai tim unggulan. Dua pembalap tim pabrikan mereka, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, selalu finis empat besar dalam empat balapan awal musim ini. Hasil apik tersebut berpotensi berlanjut dalam MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, akhir pekan ini.
Bukan hanya karakter motor RS-GP yang dinilai cocok dengan layout sirkuit yang mengandalkan pengereman keras dan akselerasi cepat setelah tikungan. Akan tetapi Bezzecchi maupun Martin juga punya rekor bagus di Le Mans.
Bezzecchi menang di sana pada 2023 ketika masih membela VR46 Ducati. Sementara Martin memenangi sprint dan race utama 2024 saat masih bersama Pramac Ducati. Martin pun mengaku semakin percaya diri menghadapi GP Prancis.
”Setiap komponen baru yang kami pasang terasa seperti satu langkah maju lagi. Motor jadi lebih mudah dibelokkan dan grip belakang juga lebih baik,” ujar Martin dikutip dari Crash. ”Aku yakin kami bisa kembali mengambil langkah maju di sini,” tandas juara dunia 2024 tersebut.
Meski Aprilia tampak lebih konsisten, Ducati tetap berpotensi bangkit di Le Mans. Pembalap utama mereka, Marc Marquez, tengah memburu kemenangan ke-100 di kelas premier/MotoGP. Capaian itu terus tertunda setelah kemenangan terakhirnya diraih di Misano musim lalu.
Marc optimistis bisa mendapatkan hasil lebih baik akhir pekan ini. ”Le Mans adalah trek yang aku suka dan cuaca mungkin akan memberi banyak kejutan akhir pekan ini,” kata Marc.
Di atas kertas, Aprilia dan Ducati memang dua unggulan utama. Namun, Le Mans kerap sulit diprediksi. Musim lalu, misalnya. Hujan membuat balapan berjalan kacau dan mengantarkan Johann Zarco menang di depan publik sendiri bersama Honda.
Nah, cuaca buruk itu berpotensi kembali hadir akhir pekan ini. Beberapa prakiraan menyebut adanya peluang badai petir menjelang sprint. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga Minggu dengan kemungkinan hujan mencapai 72 persen saat balapan utama dimulai.
Situasi itu bisa membuka peluang bagi rider lain, termasuk pembalap tuan rumah Fabio Quartararo. Meski Yamaha masih kesulitan bersaing musim ini, beberapa upgrade terbaru diharapkan mampu membuat juara dunia 2021 itu lebih kompetitif.
”Le Mans selalu jadi salah satu akhir pekan paling spesial bagiku. Dukungan penonton di sini luar biasa. Aku juga punya sesuatu yang spesial untuk para penggemar pada akhir pekan ini,” beber Quartararo dilansir dari ESPN.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
