
Pembalap Ducati Marc Marquez. (Dok. Instagram/@marcmarquez93)
JawaPos.com - Setelah terpuruk dengan finis di posisi ketujuh dalam Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone (9/8), pembalap Ducati Marc Marquez punya kesempatan kembali ke performa terbaik dalam Grand Prix Aragon akhir pekan ini.
Motorland Aragon merupakan salah satu trek favorit Marc. Dia sudah tujuh kali menang di sana sejak promosi ke MotoGP pada 2013. Dominasi itu bukan tanpa sebab. Karakter sirkuit yang berlawanan arah jarum jam dan memiliki banyak tikungan ke kiri sangat cocok dengan gaya balap Marc.
Selain itu, karakter stop-and-go memungkinkan pembalap 33 tahun asal Spanyol itu memaksimalkan keunggulannya dalam hard braking. ”Ini memang trek yang sangat mendukung karakteristikku maupun motor kami,” ucap Marc seperti dikutip dari GPOne. ”Aku yakin bisa lebih dekat dengan barisan terdepan dan bersaing untuk posisi penting di sprint maupun balapan Minggu,” lanjutnya.
Jika menang, Marc berpeluang memangkas jarak dengan Jorge Martin (Aprilia) yang memimpin klasemen sementara dengan 240 poin. Dia kini masih tertinggal 40 angka dari Martin. Selain itu, Marc juga berpeluang naik ke posisi ketiga setelah Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) absen akibat patah tulang tangan kiri dekat ibu jari. Keduanya saat ini hanya terpaut tiga poin (200–203).
Balapan di Aragon sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi Aprilia. Sebelumnya, pabrikan asal Noale itu tampil sangat dominan di Silverstone, Inggris, dengan menempatkan tiga pembalapnya di posisi teratas dalam kualifikasi, sprint, dan balapan utama.
Martin, yang meraih pole dan memenangi sprint di Silverstone, juga punya motivasi tambahan akhir pekan ini. Selain tampil di hadapan pendukung sendiri, balapan ini bakal menjadi penampilan pertamanya di Aragon bersama Aprilia setelah musim lalu absen karena cedera.
”Aku tiba di salah satu balapan kandang dengan kondisi bagus. Kami bekerja sangat baik di Silverstone dan berharap bisa melanjutkan performa tersebut,” kata pembalap kelahiran Madrid tersebut.
Sementara itu, rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, juga berharap mendapat hasil baik di Aragon. Sebelumnya, dia mampu finis ketiga di Silverstone. Padahal, Bezzecchi belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut dan patah tulang selangka kiri.
Hasil di Silverstone membuat Bezzecchi naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 209 poin. ”Tuntutan fisik di Silverstone sangat berat. Saya berharap Aragon berjalan lebih baik,” kata pembalap berkebangsaan Italia tersebut.
Baca Juga:Rayan Cherki Kejar Level Kevin De Bruyne, Borong Dua Umpan Gol di Matchweek Pertama Manchester City
Tahun Pemenang Tim/Motor
2010 Casey Stoner Ducati
2011 Casey Stoner Honda
2012 Dani Pedrosa Honda
2013 Marc Marquez Honda
2014 Jorge Lorenzo Yamaha
2015 Jorge Lorenzo Yamaha
2016 Marc Marquez Honda
2017 Marc Marquez Honda
2018 Marc Marquez Honda
2019 Marc Marquez Honda
2020 Alex Rins Suzuki
2020 Franco Morbidelli Yamaha
2021 Francesco Bagnaia Ducati
2022 Enea Bastianini Ducati
2023 Tidak digelar
2024 Marc Marquez Ducati
2025 Marc Marquez Ducati
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
