
Perjuangan pemain Timnas Futsal Indonesia untuk mencetak gol ke gawang Thailand di final ASEAN Futsal Championship 2026. (Dok. FFI)
JawaPos.com — Laga panas tersaji di final ASEAN Futsal Championship 2026 saat Timnas Futsal Indonesia menghadapi Thailand, Minggu (12/1/2026). Duel penuh tensi tinggi itu untuk sementara berakhir imbang 1-1 setelah momen penalti di penghujung babak pertama mengubah jalannya pertandingan.
Sejak awal laga, Timnas Indonesia langsung tampil berani meski mengenakan seragam putih-putih. Menghadapi Thailand yang memakai merah-merah, skuad Garuda justru tampil agresif tanpa rasa gentar sedikit pun.
Jual beli serangan langsung tersaji sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menunjukkan intensitas tinggi dalam membangun serangan dan mencoba menekan pertahanan lawan.
Indonesia tampil disiplin dengan pressing ketat yang membuat Thailand kesulitan mengembangkan permainan. Bola-bola yang dilepas pemain Thailand kerap berhasil dipotong dan langsung dikonversi menjadi serangan balik cepat.
Namun, hingga 10 menit pertama berjalan, belum ada gol yang tercipta. Kedua tim masih sama-sama solid dalam bertahan meski terlihat sedikit terburu-buru saat masuk fase menyerang.
Memasuki pertengahan babak pertama, Thailand mulai menemukan ritme permainan. Serangan melalui skema kick in dan sepak pojok beberapa kali mengancam gawang Indonesia.
Dalam situasi tertekan itu, kiper Indonesia, Angga Ariansyah, tampil luar biasa. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga gawang Indonesia tetap aman dari kebobolan.
Pada menit ke-13, peluang emas sempat dimiliki Indonesia lewat Aditya Priambudi. Tembakan keras kaki kirinya mengarah tepat ke gawang, tetapi masih mampu ditepis oleh kiper Thailand.
Bola muntah dari peluang tersebut langsung dimanfaatkan Thailand untuk melancarkan serangan balik cepat. Situasi ini sempat membuat lini pertahanan Indonesia harus bekerja ekstra keras.
Ketegangan meningkat saat laga menyisakan lima menit waktu normal babak pertama. Andarias Kareth dijatuhkan dengan keras saat melakukan akselerasi, hingga harus ditarik keluar lapangan menggunakan tandu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
