
Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Gelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. (Istmewa)
JawaPos.com–Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia (MI) 2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi di tengah adanya dinamika kepengururan. Internal organisasi bergejolak setelah 30 pengurus provinsi (pengprov) menyampaikan mosi tidak percaya kepada PBMI.
Ketua Umum PBMI LaNyalla Mahmud Mattalitti merespons langsung situasi tersebut. Dia menegaskan tuduhan yang dilayangkan tidak memiliki dasar yang kuat dan telah dibantah melalui program kerja yang berjalan.
”Kami telah menunjukkan seluruh bukti bahwa organisasi berjalan dengan baik dan program pembinaan tetap terlaksana. Tuduhan tersebut tidak terbukti dan justru merugikan organisasi,” ujar LaNyalla.
Dia menegaskan, PBMI telah mengambil langkah organisasi dengan membekukan kepengurusan provinsi yang dianggap melayangkan tuduhan tanpa dasar. Keputusan tersebut, menurut dia, telah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Menurut LaNyalla, dinamika tersebut tidak boleh mengganggu jalannya pembinaan atlet maupun program kerja organisasi ke depan. Karena itu, mantan ketua umum PSSI tersebut memastikan PB MI tetap berkomitmen menjaga transparansi dan keberlanjutan program.
Di tengah situasi tersebut, Rakernas tetap berlangsung sebagai forum konsolidasi untuk merumuskan arah organisasi periode 2026–2027. Agenda utama mencakup penguatan struktur organisasi, peningkatan kualitas pembinaan atlet, serta pengembangan muaythai sebagai bagian dari industri olahraga nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai muaythai memiliki potensi besar untuk berkembang. Baik dari sisi prestasi maupun kontribusi ekonomi.
”Saya yakin muaythai dapat berkembang lebih luas dan memberi kontribusi nyata terhadap ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” ujar Erick.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menekankan pentingnya menjaga tata kelola organisasi di tengah dinamika yang terjadi. Dia mengingatkan agar seluruh program tetap berjalan sesuai dengan AD/ART.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
