
Pertarungan sarat gengsi One Pride MMA Fight Night 89 mempertemukan Windri Patilima yang ditantang Ronald Mastrana Siahaan di kelas lightweight pada 11 April. (Istimewa)
JawaPos.com–Pertarungan sarat gengsi bakal tersaji di One Pride MMA Fight Night 89 pada 11 April di HW Superhouse Satrio, Jakarta. Main event bakal mempertemukan antara Windri Patilima yang memiliki rekor (11-2-0) ditantang Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0) di kelas lightweight. Keduanya siap msmberikam yang terbaik di pertarungan ini.
Ronald menuturkan siap menghadapi Windri yang merupakan petarung dali Bali MMA.
"Saya sudah menang melawan fighters Bali MMA empat kali berturut-turut. Memangnya ada dendam ya sama saya,” ujar petarung binaan Satria Negara itu seraya bertanya saat press conference di HW Livehouse Kemang, Jakarta, Jumat (13/2).
Ronald juga berambisi untuk memulangkan Windri yang notabene merupakan petarung yang berlaga di kelas welterweight. Sedangkan, bagi Windri turun kelas tidak menjadi persoalan. Apalagi ini baru pertama kali.
”Aku mau pegang dua sabuk. Bisa main di lightweight, bisa main di welterweight,” ungkap Windri.
One Pride MMA menegaskan komitmen mengembangkan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia dengan menggelar empat Fight Night sepanjang 2026 serta memperkenalkan kelas Hystrike. Langkah ini disebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pertandingan, konsistensi kejuaraan, hingga pembinaan jenjang karier petarung nasional.
Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri (KOBI) Anindra Ardiansyah Bakrie menegaskan, pengembangan One Pride MMA tidak boleh berhenti hanya pada pertarungan semata. Pria yang akrab disapa Ardi itu mengaku selalu menekankan kepada manajemen untuk tidak hanya memikirkan pertandingan. Tapi juga jenjang karir.
”Dan alhamdulillah, sampai usia ke-10 tahun ini, One Pride tetap amanah,” kata Anindra Ardiansyah Bakrie.
Anin menegaskan, KOBI akan terus mendukung para atlet untuk tampil di level yang lebih tinggi.
One Pride MMA tahun ini, melalui divisi Combat, mengambil kebijakan menonaktifkan sejumlah divisi. Kelas yang dinonaktifkan meliputi welterweight, woman class, atomweight, dan strawweight. Sebagai gantinya, One Pride MMA memprioritaskan empat divisi utama, flyweight, bantamweight, featherweight, dan lightweight.
Dari total 450 petarung yang terdata, One Pride MMA hanya memilih 50 fighter untuk menjadi roster inti 2026. Proses seleksi dilakukan ketat berdasar performa pertandingan, rekam jejak kemenangan, serta usia produktif.
Sedangkan, inovasi paling mencolok dari One Pride MMA pada 2026 adalah hadirnya kelas Hystrike. Kelas ini menyajikan pertarungan berdiri murni tanpa ground fight maupun submission.
Rule set Hystrike menggabungkan teknik terbaik dari boxing, kickboxing, muay thai, hingga karate, dalam tempo tinggi yang menuntut akurasi, timing, serta mental baja.
Suwardi, Chief Combat Officer One Pride MMA menuturkan, kehadiran hystrike adalah sebagai alternatif dalam ekosistem One Pride MMA. Pihaknya menghilangkan zona nyaman ground fighting untuk memberi ruang bagi para striker menunjukkan seni beladiri berdiri yang paling murni.
”Ini adalah tentang keberanian untuk terus berdiri saat tekanan mencapai puncaknya,” papar Suwardi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
