
Skuad Gresik Phonska. (Dok. IG Gresik Phonska)
JawaPos.com - Dua laga final four Proliga 2026 telah dilalui Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan sangat meyakinkan. Tim yang dikenal dengan nama Petrokimia itu menyapu bersih kemenangan. Masing-masing lawan Jakarta Popsivo Polwan (3/5) dan Jakarta Electric PLN Mobile (5/4) dengan skor telak 3-0.
Itu jadi modal positif bagi Phonska menghadapi laga ketiga final four menghadapi Jakarta Pertamina Enduro di GOR Sritex Arena, Solo sore hari ini (siaran langsung Moji/Vidio pukul 16.00 WIB). Meski tim lawan berstatus juara bertahan, tapi Phonska sudah dua kali mengalahkan Pertamina di babak reguler dengan skor 3-0 dan 3-1.
Enggan Bicara Gelar
Phonska memang punya rekor apik. Tapi,pelatih Phonska Alessandro Lodi tidak ingin terlalu bereuforia. Menurut pelatih asal Italia itu, Phonska masih jauh dari gelar juara.
“Bahwa kami ingin menjadi juara, itu sudah pasti. Tapi sekarang kami baru memainkan dua pertandingan, masih ada empat laga lagi, dan kalaupun kami sampai final, semuanya dimulai lagi dari nol,” ujar Lodi.
Ya, perjalanan Phonska untuk merebut gelar Proliga pertama memang masih panjang. Mereka masih harus menjalani empat pertandingan final four, termasuk dua kali menghadapi Pertamina. Jika lolos ke final, Mediol Stiovanny Yoku dkk minimal masih akan bertanding dua kali dalam format best-of-three yang baru diperkenalkan musim ini.
Minta Pemain Fokus
Phonska sendiri bukan tanpa celah. Mereka pernah kalah dua kali di babak reguler saat tidak diperkuat outside hitter asal Ukraina, Oleksandra Bytsenko. Selain itu, menurut Lodi, para pemain juga seringkali menurunkan intensitas ketika sudah unggul. Seperti pada laga terakhir lawan Electric.
“Set ketiga (lawan Electric) kami mulai sedikit melihat-lihat situasi, dan itu tidak boleh terjadi. Itulah kenapa saya berteriak kepada mereka,” kata Lodi. “Saat pertandingan belum selesai, lawan bisa saja bangkit kapan saja. Kalau itu terjadi, kami harus berjuang lebih keras dan situasinya jadi jauh lebih sulit,” ucapnya.
Bertumpu Pada Voronkova

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
