
Pemain Jakarta Pertamina Enduro Irina Voronkova melakukan spike ke arah pemain Jakarta Electric PLN Mobile dalam Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Jalan Ahmad Yani, Jumat (2/4/2026). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia harus memupus ambisi untuk meraih gelar juara Proliga pertama kalinya. Meski selalu menang lawan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di babak reguler, mereka justru keok saat final four dan grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Jogjakarta.
Menurut pelatih Phonska Plus Alessandro Lodi, kehadiran Irina Voronkova di Pertamina jadi pembeda. Sejak Voronkova gabung di babak final four, Phonska belum sekalipun meraih kemenangan dalam empat laga melawan Pertamina.
“Ceritanya sangat sederhana. Voronkova mengubah tim ini (Pertamina),” kata Lodi. “Dan terutama bukan karena seberapa bagus dia, penampilannya jelas luar biasa. Tetapi yang terpenting adalah dia sangat bagus sehingga performa semua pemain juga meningkat,” tuturnya.
Ya, menurut Lodi, kehadiran Voronkova membuat kepercayaan diri pemain Pertamina meningkat. Sebab, outside hitter asal Rusia itu bisa melakukan hampir semua hal di lapangan. Mulai menyerang, bertahan, hingga memberi arahan ke pemain lain.
“Semua pemain (Pertamina) tahu dia (Voronkova) yang menopang mereka. Semua pemain memiliki kekuatan ekstra ini, mereka akhirnya juga lebih rileks. Mereka tahu mereka akan menang,” beber Lodi.
Lebih lanjut, Lodi menyebut jika Phonska musim ini sebenarnya bisa mengalahkan tim yang diperkuat pemain dunia. Seperti misalnya Jakarta Electric PLN yang menghadirkan Kara Bajema dan Neriman Ozsoy, atau Pertamina yang saat babak reguler merekrut Yana Shcherban.
Namun, Voronkova yang datang menggantikan Shcherban, berada di level yang benar-benar berbeda. “Ada alasan mengapa dia (Voronkova) menjadi salah satu pemain terbaik di dunia selama tujuh atau delapan tahun terakhir,” puji Lodi.
“Scherban bukan pemain yang buruk, dia adalah pemain inti di Liga Serie A1 (Italia). Tetapi ketika kami menghadapi (Wilma) Salas dan Voronkova, para pemain ini membuat timnya tak terkalahkan. Kami harus memberi hormat dan mengakui (kekalahan).”

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
