
Marc Marquez. (Dok. Instagram/@marcmarquez93)
JawaPos.com - MotoGP musim ini baru berjalan dua seri. Tapi, sinyal awal menunjukkan bahwa dominasi Ducati mulai goyah. Tim asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu tidak lagi mampu finis satu-dua di Thailand dan Brasil.
Sebagai gantinya, muncul Aprilia. Pembalap utamanya, Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih dua kemenangan di Sirkuit Buriram dan Goiania. Aprilia bahkan berhasil finis satu-dua di Brasil. Itu setelah rekan satu tim Bezzecchi, Jorge Martin menyelesaikan balapan sebagai runner up.
Situasi itu membuat manajer tim Ducati Davide Tardozzi sadar. Timnya tidak bisa terus mengandalkan Marc Marquez untuk menutup kekurangan performa motor Desmosedici. Marc terpaksa gagal finis di Buriram setelah mengalami pecah ban, dan harus puas berada di posisi empat di Autodromo Internacional Ayrton Senna -nama lain Goiania-.
“Sekarang kami juga punya Marc yang belum 100 persen secara fisik, tapi itu bukan alasan karena Ducati lain juga tertinggal. Kami tidak bisa selalu mengandalkan bakat Marc untuk menutupi kekurangan kami,” tegas Tardozzi dikutip dari Motorsport.
Yakin Bisa Dekati Aprilia
Akhir pekan lalu, Marquez sebenarnya sempat memberi sinyal positif dengan memenangi sprint di Brasil. Namun saat balapan utama, baik dia dan peraih pole Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) tidak mampu menandingi kecepatan Aprilia. Diggia -sapaan akrab Di Giannantonio- finis di posisi ketiga di belakang duo Aprilia.
Lebih lanjut, Tardozzi menyebut jika Marquez belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang didapat musim lalu. Tapi, dia menekankan bahwa Marc telah berusaha tampil maksimal. “Marc tidak dalam kondisi 100 persen, tapi seperti semua juara hebat, dia tidak terpaku pada itu dan terus bekerja keras untuk membawa hasil terbaik.”
Meski berada dalam situasi sulit, Tardozzi yakin Ducati bakal menemukan sumber masalah. General manager Gigi Dall’Igna disebut-sebut telah bekerja ekstra sejak musim dingin untuk mencari solusi. Hasilnya, bisa terlihat dalam beberapa balapan ke depan.
“Saya rasa Aprilia akan tetap kompetitif di Austin (akhir pekan ini), tetapi saya yakin Ducati akan lebih dekat. Mereka juga akan sangat kuat di Jerez, tetapi kami bisa lebih dekat. Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk menyelesaikannya,” kata Tardozzi.
Baca Juga:Pilih Pindah ke MLS, Striker Atletico Madrid Antoine Griezmann Bakal Berkostum Orlando City SC
Performa Marc Marquez di Dua Seri Awal
Seri Posisi
GP Thailand Retired
GP Brasil 4

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
