Opposite Surabaya Samator Rama Fazza Fauzan (merah) saat melakukan spike. Dia dihadang oleh outside hitter Palembang Bank Sumsel Babel Jordan Susanto (nomor 9).
JawaPos.com – Surabaya Samator menelan kekalahan 1-3 oleh Jakarta Bhayangkara Presisi dalam laga pembuka Proliga 2026 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Minggu (11/1). Namun, hasil tersebut dianggap pelatih Samator Rodolfo Sanchez untuk menilai kekuatan sesungguhnya dari klub juara 7 kali Proliga tersebut.
Asisten pelatih Samator, Sigit Ari Widodo, menilai timnya masih meraba-raba kekuatan, baik dari sisi teknik maupun mental saat menghadapi Bhayangkara.
”Kami masih menjajaki kemampuan secara keseluruhan. Harapannya, saat tampil di Medan, kami bisa lebih baik dibandingkan waktu bermain di Pontianak,” kata Sigit saat dihubungi Jawa Pos, Kamis (15/1).
Kesempatan untuk menunjukkan progres itu terbuka saat Samator menghadapi Medan Falcons Tirta Bhagasasi dalam seri Medan, Sabtu (17/1). Bertanding di markas lawan, GOR Voli Indoor Sport Center Medan, Samator membidik kemenangan perdana musim ini.
”Bagaimanapun kondisinya, di manapun kotanya, kami cari cara untuk bisa bermain dengan maksimal dan mencuri kemenangan,” harap Sigit. ”Kami harus bermain baik untuk bisa menang dan kami aman dulu ke final four,” lanjutnya.
Secara matematis, peluang Samator melaju ke final four sebenarnya terbuka lebar. Seperti musim lalu, Proliga sektor putra hanya diikuti lima tim. Dengan begitu, Samator hanya perlu unggul dari salah satu tim.
Lawan Mantan Pemain
Laga Samator melawan Falcons berpotensi jadi ajang reuni. Dua pemain Falcons, masing-masing Luvi Febrian Nugraha dan Hayun Muhammad, membela Samator di Proliga musim lalu. Tahun ini keduanya harus kembali ke Tirta Bhagasasi karena klub yang membina mereka menjalani debut di Proliga bersama Falcons.
Sigit menilai perpindahan pemain hal biasa. Dia percaya pemain muda Samator musim ini punya kualitas tidak beda jauh.
”(Kualitas) sebelas-dua belas. Cuma kan Luvi dan Hayun lebih berpengalaman karena sudah beberapa kali tampil di Proliga. Sementara di Samator, ada beberapa pemain yang baru kali pertama tampil di Proliga musim ini,” beber Sigit.
Justru Sigit berharap pemain newbie itu bisa membuktikan diri. Sebut saja Muhammad Alif Zaidhan, 17 tahun; Krisna, 20 tahun; dan I Ketut Yudi Aditya Riski, 19 tahun.
”Samator kan klub pembinaan. Jadi, bagaimana kami bisa berkembang dan maju,” ucap Sigit.
Baca Juga: Beban Berat Megawati Hangestri! Harus Gantikan Peran MVP, Juga Usung Ekspektasi JPE Juara Proliga
SKUAD PRIA TERMUDA PROLIGA 2026
1. Jakarta Garuda Jaya
Rata-rata usia: 18,1 tahun
Tiga pemain termuda:
Raden Karya Sunarya Suramanggala (Outside hitter) – 16 tahun
Tristan Griffith Timothy Nangin (Setter) – 16 tahun
Muhammad Shafa Pandya (Outside hitter) – 17 tahun
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022