Festival Bola Basket 2025 diikuti empat tim dengan latar empat agama berbeda digelar di Lapangan Penabur Intercultural School Secondary, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Istimewa)
JawaPos.com–Festival Bola Basket 2025 bakal berlangsung di Lapangan Penabur Intercultural School Secondary, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kegiatan dengan misi persatuan dan keberagaman itu diikuti empat tim dengan latar empat agama berbeda.
Mereka Adalah tim SMA Jubilee, SMA Tzu Chi School, SMA Al Maruf, Bunda Mulia School, dan perwakilan tuan rumah yang menyertakan SMAK Penabur Jakarta All Star, SMAK Penabur Bandung All Star, SMAK Penabur Cirebon, dan SMAK Penabur Sukabumi.
Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi mengharapkan event ini bisa mencetak atlet muda dan juga bangun harmonisasi keberagaman pemain dan sekolah. ”Sehingga membangun ekosistem kompetisi,” ujar dia saat pembukaan, Selasa (9/12).
Adri menuturkan keikutsertaan tim sekolah dari berbagai latar agama itu menjadi bagian dari upaya membangun toleransi beragama di Indonesia. ”Ini penting dan kami senang sekolah yang kami undang menyambut baik,” papar Adri.
Dia berharap kerja sama dan kolaborasi ini akan membuat industri bola basket lebih baik dan membangun komunikasi antar pemain.
”Kami berharap Perbasi DKI Jakarta dan Indonesia bisa mendukung seperti catur yang sudah kami selenggarakan bertahun-tahun,” ucap Adri.
Ketua Perbasi Jakarta Utara Halimin Suginta melihat event seperti ini merupakan prospek yang baik bagi para pemain bola basket muda. Sebab ke depannya, para siswa bisa menjadikan bekal basket sebagai beasiswa di sekolah dan saat masuk universitas.
Selain itu, lanjut Halimin, pihaknya menjadikan event ini sebagai talent scouting untuk Pekan Olahraga Provinsi DKI Jakarta. Mereka yang terpilih nanti menjadi wakil Jakarta di ajang Pekan Olahraga Nasional.
”Kalau itu (talent scouting) sudah pasti. Karena kami lihat pemain ini untuk model sebagai pebasket sudah ada. Tinggi-tinggi. Kami harap mereka rajin latihan,” tutur Halimin.
Selain itu, pihaknya siap membantu jika turnamen ini ingin mengikutsertakan sekolah dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan sekolah negara tetangga lain. ”Nanti event ini menjadi go International,” tandas Halimin.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
