Jumpa pers Padel Tournament 2025 yang digelar oleh BNC, Minggu (16/11). (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Olahraga padel belakangan jadi topik yang hampir tidak bisa dihindari di media sosial. Mulai dari karyawan kantoran, selebritas, sampai komunitas hobi, semuanya terlihat memegang raket dan berfoto di lapangan kaca.
Meski banyak yang menyebutnya sebagai 'olahraga FOMO', karena yang tidak ikut mencoba dianggap ketinggalan tren, nyatanya nilai kompetitif dari olahraga yang berbasis dari tenis lapangan ini tetap ada.
Selain itu, di balik kesan gaya hidup dan konten Instagram yang estetik, padel ternyata mulai membangun ekosistem komunitas yang cukup serius. Hal itu terlihat jelas di BNC Padel Tournament 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Neo Commerce.
Turnamen antarkomunitas itu berlangsung seru pada Minggu (16/11) pagi hingga sore hari di Jakarta dan menjadi salah satu ajang padel komunitas terbesar tahun ini.
Padel digemari karena relatif mudah dipelajari, lebih mudah dari tenis, lebih glamor dari badminton, dan lebih 'Instagrammable' dibanding futsal. Tak heran jika banyak orang mencoba olahraga ini bukan karena mengejar prestasi, melainkan mencari aktivitas seru bareng teman.
Meski begitu, makin banyaknya venue dan komunitas membuat padel perlahan berkembang menjadi olahraga yang tidak hanya untuk bergaya. Atmosfer kompetitif mulai terasa lewat ajang seperti Neobank Padel Tournament, yang mengumpulkan ratusan pemain dari berbagai komunitas di Jakarta dan sekitarnya.
Turnamen ini mempertandingkan empat kategori, Women Bronze, Women Lower Bronze, Men Bronze, dan Men Silver, dengan total 64 pasangan pemain. Suasananya khas turnamen komunitas: ada yang datang dengan kostum kompak, ada yang membawa rombongan pendukung, dan ada pula yang hanya ingin menikmati vibe sportainment.
Meskipun begitu, pertandingan tetap berjalan intens. Reli panjang, sorakan penonton, dan persaingan antarklub menunjukkan bahwa padel punya potensi kompetitif yang mulai tumbuh, sekalipun masih sering dicap sebagai olahraga FOMO.
“Bank dengan layanan digital dan olahraga padel ternyata ada kesamaannya. Olahraga padel tumbuh di pusat kehidupan masyarakat modern, sama seperti layanan digital. Selain itu, BNC bisa tumbuh pesat hingga seperti sekarang, juga atas kontribusi penting dari komunitas dan kolaborasi yang erat dengan beragam komunitas," kata Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono di acara tersebut.
Keterlibatan bank digital dalam olahraga ini disebut menunjukkan bahwa sektor keuangan mulai membidik sport lifestyle sebagai ruang baru untuk mendekati pengguna muda.
Bagi industri perbankan digital, event semacam ini bukan sekadar mendukung olahraga, tetapi juga membangun 'touchpoint' dengan segmen yang gemar aktivitas sosial, sport, dan konten hiburan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
