
PP Pelti mengadakan pelatihan pelatih tenis berstandar ITF agar stok pelatih di Indonesia semakin banyak dan berkualitas. (Dok. PP Pelti)
JawaPos.com-Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) mengadakan pelatihan pelatih tenis tingkat dasar. Program ini digelar sebagai persiapan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pelatihan pelatih tenis diadakan di Sekretariat PP Pelti, Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Senin (3/11) hingga tiga hari ke depan. Para pelatih peserta nantinya akan mendapat sertifikasi langsung dari International Tennis Federation (ITF).
Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti menjelaskan, pelatihan ini merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam meningkatkan kemampuan para pelatih tenis di Indonesia. Saat ini masih sangat sedikit pelatih yang memiliki sertifikat ITF.
"Ini adalah program yang harus terus didorong di PB Pelti untuk terus ditingkatkan agar stok pelatih kita yang bersertifikat ITF itu semakin banyak. Melihat saat ini pelatih kita yang bersertifikat ITF masih sangat sedikit," ujar Andi Fajar dalam keterangan resminya, Senin (3/11).
Melalui pelatihan ini, Andi Fajar berharap Indonesia akan memiliki lebih banyak pelatih berkualitas yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang. Sehingga pengembangan tenis akan bisa lebih baik lagi.
"Jadi sudah cukup lama kita tidak melakukan pelatihan pelatih level one. Tentu kondisi ini tidak ideal, makanya kita ingin support pelatih yang terbaik, itu harapan kita," jelas Andi Fajar.
Lebih lanjut, Andi Fajar menjelaskan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. PB PELTI ingin memastikan para atlet didampingi oleh pelatih berlisensi resmi ITF saat menghadapi ajang nasional tersebut.
"Jangka pendek ini persiapan menuju PON, kita tahu PON akan berlangsung 2028, tapi seleksinya sudah mulai tahun depan. Jadi kita ingin pelatih yang mendampingi atlet di PON nanti adalah pelatih yang bersertifikat ITF," terang Andi Fajar.
Sebagai langkah strategis, PP Pelti menargetkan setiap kabupaten atau kota memiliki minimal dua pelatih bersertifikat ITF. Dengan begitu, Indonesia diharapkan akan memiliki sedikitnya 2.000 pelatih bersertifikat dalam beberapa tahun mendatang.
"Target kita ke depan minimal tiap kabupaten ada dua pelatih bersertifikat ITF. Kalau ada 500 kabupaten/kota se-Indonesia, minimal kita membutuhkan 2000 pelatih di masa yang akan datang," tandas Andi Fajar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
