
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, secara resmi menyerahkan laporan perkembangan PON XXII 2028 NTT-NTB kepada Menpora RI Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/3). (Dok. KONI)
JawaPos.com - Persiapan PON Nusa Tenggara XXII/2028, terus menunjukkan progres signifikan. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, secara resmi menyerahkan laporan perkembangan PON XXII 2028 NTT-NTB kepada Menpora RI Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/3).
Dalam pertemuan tersebut, Marciano memaparkan detail mengenai cabang olahraga (cabor) serta kesiapan venue yang akan digunakan pada PON 2028. Secara prinsip, ajang ini akan menitikberatkan pada cabor Olimpiade, cabor DBON (Desain Besar Olahraga Nasional), cabor unggulan internasional, serta cabor pilihan tuan rumah.
”Kami telah menghadap Menpora Erick Thohir. Saya melaporkan terkait penyelenggaraan PON XXII 2028 NTT-NTB yang fokus utamanya adalah cabang olahraga Olimpiade,” ujar Marciano Norman.
Menariknya, dalam penyelenggaraan PON Nusa Tenggara XXII 2028, pemerintah mendorong kemandirian daerah. Marciano menegaskan tidak ada pembangunan venue di daerah yang bersumber dari APBN. Sebaliknya, Gubernur di wilayah NTT dan NTB didorong menggunakan APBD untuk menyiapkan seluruh infrastruktur pendukung PON 2028 tersebut.
Namun, mengingat keterbatasan fasilitas tertentu di dua provinsi tersebut, KONI Pusat mengungkapkan bahwa DKI Jakarta akan ikut ambil bagian sebagai penyangga. Cabor yang tidak memiliki venue standar internasional di NTT atau NTB akan dialihkan ke Jakarta demi menjaga kualitas pertandingan PON XXII 2028.
”DKI Jakarta memiliki standar venue internasional yang sudah sangat baik dan tidak butuh perbaikan lagi. Jadi, cabor yang tidak bisa bertanding di NTT-NTB akan dipertandingkan di DKI Jakarta pada PON 2028 mendatang,” jelas Marciano.
Guna memastikan semua cabang olahraga tetap terwadahi, KONI Pusat juga menciptakan terobosan multievent di luar agenda utama PON XXII 2028 NTT-NTB. Terobosan tersebut meliputi PON Beladiri di Sulawesi Utara (2026), PON Pantai di DKI Jakarta (2026), hingga PON Indoor dan PON Remaja pada tahun 2027 mendatang.
Terkait daftar resmi cabor yang akan berlaga di PON 2028, Marciano menyebutkan bahwa proses finalisasi telah selesai. Namun, pengumuman resmi kepada publik akan dilakukan langsung oleh Menpora RI Erick Thohir.
”Daftarnya sudah siap, mengacu pada standar SEA Games dan Asian Games. Tapi saya meminta Menpora yang mengumumkan secara resmi cabor apa saja yang bertanding di PON XXII 2028 NTT-NTB,” pungkasnya.
Melalui persiapan matang ini, diharapkan PON 2028 mampu melahirkan bibit atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Indonesia di level dunia, sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi dan administrasi di wilayah tuan rumah. (puj/r8)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
