
NOC Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta luncurkan Olympic Day 2025. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) melalui Komisi Sport For All bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan Olympic Day 2025. Acara digelar pada Minggu (12/9) di kawasan SCBD, Jakarta.
Perayaan yang merupakan bagian dari agenda global International Olympic Committee (IOC) ini mengusung tema Let’s Move. Ajakan untuk mendorong masyarakat lebih aktif bergerak, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan nilai-nilai persahabatan dan sportivitas melalui olahraga.
Ketua Komisi Sport For All NOC Indonesia sekaligus Ketua Penyelenggara Olympic Day 2025 Reza Rajasa menyampaikan, acara ini akan dikemas sebagai perayaan olahraga dan gaya hidup sehat yang inklusif.
Berdasar data Badan Pusat Statistik 52,93 persen warga DKI Jakarta usia 10 tahun ke atas tercatat berolahraga minimal sekali dalam seminggu pada 2024 atau setengah dari total 11,13 juta penduduk. Sementara secara nasional, data Kemenpora menunjukkan angka partisipasi olahraga masyarakat berada di 26,3 persen pada 2024, naik tipis dari tahun sebelumnya.
Melalui Olympic Day, NOC Indonesia berharap angka partisipasi tersebut dapat terus meningkat. Sejalan dengan tujuan membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan solid melalui olahraga.
“Tahun ini, Komisi Sports for All NOC Indonesia kembali menggelar Olympic Day yang akan menghadirkan Fun Run 5K, art showcase, stand UMKM, hingga panggung hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Harapan kami, Olympic Day kali ini dapat kembali memasyarakatkan olahraga, khususnya di Ibu Kota Jakarta, sehingga targetnya sebelum Olimpiade Los Angeles 2028 kesadaran masyarakat untuk berolahraga, khususnya di nomor Olympic dapat digandrungi dan diminati oleh masyarakat luas,” ujar Reza Rajasa.
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menekankan Olympic Day sebagai momentum untuk kembali mengingatkan dan menyebarkan semangat olympism kepada masyarakat. Selain menjadi tema global, Let’s Move juga menjadi sebuah gerakan untuk mengingatkan pentingnya melaksanakan olahraga yang tidak lepas dari tata kelola dunia.
Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari menambahkan, Olympic Day 2025 juga menjadi bagian dari perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan masyarakat untuk Tim Indonesia yang akan bertanding di tiga multievent besar tahun ini. Yakni Asian Youth Games di Manama (22–31 Oktober), Islamic Solidarity Games di Riyadh (7–21 November), dan SEA Games di Thailand (9–20 Desember).
“Kami di NOC Indonesia selalu merayakan bahwa semangat olympism itu harus terus disebarkan dan kami dalam proses untuk terus memperbaiki kinerja olahraga kita. Gubernur kita ini paling suka olahraga, dukungan yang diberikan kepada kami sangat maksimal, bukan cuma kali ini, tapi sudah lama, termasuk sejak saya menjabat ketua NOC Indonesia, kami tidak meragukan kesempatan ini, bahkan beliau akan ikut langsung di SCBD nanti,” ungkap Okto.
“Kami ingin membangun energi positif dari masyarakat agar para atlet Indonesia mendapat dukungan penuh. Semangat Olympic Day adalah semangat yang sama dengan perjuangan Merah Putih di multievent olahraga internasional,” tambah dia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan esensi Olympic Day adalah membangun jiwa kompetisi, persaingan, kerukunan, dan gotong royong yang merupakan ikon dari Olympic.
“Kami berencana untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat olahraga global. Untuk itu, Pemda DKI Jakarta memberikan ruang seluas-luasnya untuk olahraga. Saya yakin dengan berbagai aktivitas olahraga yang digelar, Jakarta akan memperoleh keuntungan. Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk kegiatan Olympic Day. Saya pribadi akan ikut lari 5K nanti,” ujar Pramono.
Di sisi lain, pertemanan lama antara Raja Sapta Oktohari dan Erick Thohir yang kini dipercaya menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, juga dipercayai Pramono Anung akan membuat olahraga Indonesia menjadi semakin baik.
Menurut dia, olahraga butuh orang yang mau membagi pikiran, waktu dan uang untuk bisa membuat prestasi olahraga Indonesia jadi lebih baik ke depannya.
“Saya berharap apa yang menjadi target di Asian Youth Games, Islamic Solidarity Games dan SEA Games 2025 nanti mendapatkan hasil yang baik. Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya,” tutur Pramono.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
