Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar).
JawaPos.com - Legenda angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan buka suara terkait penunjukan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Ia berharap menteri baru dapat memberikan perhatian seadil-adilnya ke cabor lain, meski merangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.
Erick Thohir telah resmi menjabat sebagai Menpora RI 2025-2029. Dia dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi pengganti Dito Ariotedjo, yang dicopot pada awal pekan lalu.
Penunjukkan Erick Thohir sebagai Menpora RI menuai pro dan kontra. Banyak yang menyambut baik karena pria berusia 55 tahun itu bukan orang baru dalam dunia olahraga.
Meski sebelumnya menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir pernah menjadi Presiden Klub Inter Milan (2013-2016), Ketua PP Perbasi (2004-2006), Ketua Komite Olimpiade Indonesia (2015-2019), dan Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee/I NASGOC (2018).
Selain itu, Erick Thohir juga pernah jadi Chief de Mission (CdM) Olimpiade London 2012 dan sampai kini aktif sebagai anggota International Olympic Committee (IOC).
Eko Yuli sebagai salah satu ikon olahraga Indonesia menyambut positif terpilihnya Erick Thohir.
"Kalau dari saya menyambut baik dengan dijadikannya Pak Erick menjadi Menpora, karena beliau juga mengerti tentang olahraga," kata Eko Yuli saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (17/9).
Di satu sisi, ada kontroversi yang mengiringi pemilihan Erick jadi Menpora RI. Sebab saat ini dia berstatus sebagai Ketua Umum PSSI, yang sudah diemban sejak Februari 2023.
Mengenai rangkap jabatan tersebut, Eko Yuli merasa Erick Thohir akan fokus di salah satunya. Tapi seandainya tak menanggalkan posisi Ketum PSSI, dia berharap agar Erick dapat berlaku adil untuk cabor-cabor lain.
"Kalau terkait merangkap jabatan, ya, sepertinya dengan berjalannya waktu juga bakal fokus di salah satunya," tuturnya.
"Kalaupun masih berjalan keduanya harapannya ya semoga perhatian dan kebijakannya bisa merata dengan cabor-cabor selain sepak bola," imbuh Eko Yuli.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
