
Anthony Ginting dalam sesi latihan menjelang Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Anthony Sinisuka Ginting enggan mengingat pengalaman pahit di Olimpiade Paris 2024 saat kembali ke ibu kota Prancis untuk Kejuaraan Dunia 2025. Dia ingin menatap ajang yang baru dengan fokus penuh.
Anthony Ginting dan tim Indonesia telah tiba di Prancis pada Jumat (22/8) dan langsung berlatih sehari setelahnya di Adidas Arena pada Sabtu (23/8) pagi. Venue tersebut tentu tidak asing lagi untuk sejumlah pemain.
Tak terkecuali Anthony Ginting. Sebab Adidas Arena adalah loka tanding cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Paris 2024. Selain Ginting, ada juga Jonatan Christie, Gregoria Mariska, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang bernostalgia dengan venue ini.
Hanya saja, pengalaman yang dimiliki pemain Indonesia di Adidas Arena saat Olimpiade Paris 2024 tak semuanya bagus. Hanya Gregoria Mariska saja yang mendapatkan medali perunggu.
Sementara yang lainnya, gagal bawa pulang medali. Termasuk Ginting, yang justru dapat hasil pahit di Olimpiade Paris 2024. Langkahnya terhenti di fase grup alias gagal ke fase gugur.
Saat itu Ginting yang masuk dalam grup H, harus puas jadi runner-up. Dia hanya menang atas Howard Shu dari Amerika Serikat. Sementara ketika berjumpa dengan Toma Juniot Popov, Ginting menelan kekalahan dan gagal lolos.
Anthony Ginting sadar punya pengalaman pahit di Paris. Tapi dia kini memilih fokus menatap ajang bergengsi yang akan berlangsung mulai pekan depan, pada 25-31 Agustus.
"Pasti ada pikiran muncul tentang hasil di Olimpiade lalu tapi saya tidak mau terlalu fokus ke sana. Jadi lebih fokus apa yang bisa saya buat dan saya persiapkan di pertandingan nanti," kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI.
Menariknya lagi, pada babak pertama atau 64 besar Kejuaraan Dunia 2025 Anthony Ginting akan kembali bertemu Toma Junior Popov, lawan yang membenamkan mimpinya tahun lalu.
Pun begitu, Anthony Ginting dengan tegas menyatakan bahwa Kejuaraan Dunia 2025 adalah kejuaraan baru dan berbeda dengan Olimpiade Paris 2024. Dia bertekad untuk lebih fokus lagi.
"Ini turnamen baru, hari yang baru dan pasti ada kesempatan yang baru yang bisa saya dapat. Lawan dia bukan lawan yang mudah, selalu ramai jadi fokus ke persiapan diri sendiri. Mirip seperti biasanya hanya lebih ekstra," ujarnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
