Marc Marquez makin tak terbendung di MotoGP 2025 bersama Ducati Lenovo. (Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Marc Marquez akhirnya menuntaskan misinya di Sirkuit Spielberg dengan kemenangan gemilang bersama Ducati Lenovo Team. Kemenangan perdana di Austria ini menjadi pembuktian Márquez sudah benar-benar menyatu dengan Desmosedici GP25.
Sejak start, Marquez langsung tampil agresif dan hanya butuh dua lap untuk naik ke posisi kedua. Ia kemudian menempel ketat Marco Bezzecchi sebelum melakukan manuver brilian di lap ke-20 untuk merebut posisi terdepan.
Pertarungan sengit antara Márquez dan Bezzecchi menjadi suguhan utama sebelum rider bernomor #93 itu mengamankan posisi pertama.
Tekanan datang dari Fermín Aldeguer yang tampil mengejutkan, namun Marquez tetap menjaga ritme hingga bendera finis.
Aldeguer sendiri sukses meraih podium kedua bersama Gresini Racing setelah melakoni balapan penuh determinasi.
Dari posisi tengah, rider muda asal Spanyol itu mampu bangkit dan mendekat ke Márquez meski akhirnya hanya cukup puas finis runner-up.
Sementara itu, Francesco Bagnaia harus menerima hasil mengecewakan dengan finis di posisi kedelapan.
Padahal, juara dunia bertahan itu sempat bertahan di posisi ketiga selama dua pertiga balapan sebelum disalip Pedro Acosta dan mulai kehilangan grip ban belakang.
Bagnaia mengaku kesulitan menjaga kecepatan terutama di sektor akhir, yang membuatnya makin tertinggal dari barisan depan.
Ia menutup balapan dengan selisih 12 detik dari Marquez, sebuah hasil yang jauh dari ekspektasi di trek yang biasanya menjadi favoritnya.
Kemenangan Marquez di Spielberg juga memperpanjang catatan dominasi Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025.
Tim pabrikan asal Italia itu kini sudah mengoleksi enam kemenangan beruntun, semakin menegaskan supremasi mereka di lintasan.
Di klasemen sementara, Marquez makin nyaman memimpin dengan 418 poin setelah 12 seri. Ia unggul 142 poin dari adiknya, Alex Marquez, sementara Bagnaia berada di posisi ketiga dengan selisih 197 poin dari rekan setimnya.
Dari sisi tim, Ducati Lenovo tetap kokoh di puncak dengan 639 poin. Ducati sebagai konstruktor juga masih tak tergoyahkan dengan raihan 467 poin, menjadikan mereka raja absolut di MotoGP musim ini.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
