
Ilustrasi padel dan pickleball. (The Padel School)
JawaPos.com - Dua olahraga modern yang sedang digemari di dunia masuk ke Indonesia. Olahraga yang menggunakan raket tersebut telah menjamur di berbagai penjuru. Secara tradisional, tenis memang menjadi olahraga yang paling populer. Kini dua olahraga yang mirip tenis versi modern tersebut muncul dengan sebutan padel dan pickleball.
Melansir dari Pickleheads, olahraga padel berkembang pesat dan populer di negara-negara berbahasa Spanyol, tercatat 25 juta orang dari seluruh dunia mencoba olahraga ini. Sedangkan pickleball tumbuh sangat pesat di Amerika Serikat, tercatat 36,5 juta orang memainkannya pada tahun 2022.
Mengutip dari laman resmi Asosiasi Tennis Britania Raya, LTA, berikut beberapa perbedaan mendasar antara padel dengan pickleball:
Perbedaan Lapangan
Berdasarkan ukuran lapangan saja, kedua olahraga tersebut sudah menemui perbedaan. Lapangan padel sedikit lebih besar dari pickleball. Lapangan padel berukuran 20m x 10m, sedangkan lapangan pickleball berukuran 13,41m x 6,09m.
Tata letak bentuk garis lapangan juga sedikit berbeda. Lapangan padel ditata sama seperti lapangan tenis, terdapat dua kotak servis dekat dengan net, sedangkan pickleball dua kotak servis terhubung dengan garis paling belakang satu kotak dekat net disebut dapur (tidak boleh digunakan saat melakukan pukulan voli).
Perbedaan terbesar antara kedua lapangan olahraga ini terletak kepada pembatas sekitar lapangan. Pickleball memiliki lapangan terbuka diluar ruangan tanpa pembatas dinding, sedangkan pedel memiliki keistimewaan lapangan dikelilingi dinding kaca dengan sangkar besi serta pintu di kedua sisi lapangan.
Perbedaan Alat Bermain
Meski kedua olahraga ini hanya membutuhkan raket dan bola, namun ada sedikit perbedaan. Pickleball menggunakan raket tipis dengan kepala berbentuk persegi panjang. Panjang dan lebar boleh berbeda, asal panjang harus 15,5-17 inci dan lebar 7-8,25 inci
Sementara raket padel berlubang dengan pola lubang yang sama seperti tenis namun memiliki ukuran lebih pendek, biasanya terbuat dari serat karbon atau fiberglass. Bentuk kepala raket berbeda-beda, sesuai dengan gaya main, misalnya bentuk bulat untuk kebutuhan kontrol dan bentuk berlian untuk menambah kekuatan.
Dalam perbedaan bola dari kedua olahraga ini memiliki bahan yang berbeda. Pickleball menggunakan bola plastic dengan 26-40 lubang agar tidak mudah memantul dan cocok untuk lapangan kecil, sedangkan padel menggunakan bola tenis yang tidak memiliki tekanan udara terlalu penuh.
Perbedaan Peraturan Permainan
Padel hanya dapat dimainkan secara ganda, sementara pickleball dapat dimainkan secara tunggal dan ganda.
Padel memiliki perarturan yang termasuk unik dalam dunia olahraga raket. Dalam olahraga ini, kalian dapat membiarkan bola menyentuh dinding kaca yang mengelilingi lapangan terlebih dahulu untuk membantu dalam melakukan serangan dengan mengembalikan bola ke area lawan.
Pengembalian bola tersebut, harus menyentuh lantai area lawan terlebih dahulu sebelum memantul ke dinding, jika tidak pukulan itu akan dianggap keluar dan memberi poin untuk lawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022