Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Desember 2024, 20.10 WIB

Cerita Lika-liku Perjuangan Moh Zaki Ubaidillah Menuju Pelatnas PBSI, Sempat Merenung saat Gagal Lolos Tahun Lalu

Moh Zaki Ubaidillah menjadi satu dari enam pemain tunggal putra utama Pelatnas PBSI 2025 meski usianya baru 17 tahun. (PBSI)

JawaPos.com - Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi salah satu pebulu tangkis yang dipanggil ke Pusat Pelatihan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI) 2025. Ini jadi pemanggilan perdana untuk pemain binaan PB Djarum Kudus itu setelah melalui perjalanan yang berlika-liku.

Ubed, sapaan akrab Moh Zaki Ubaidilah, masuk dalam daftar pemain penghuni Pelatnas PBSI 2025. Namanya terselip dalam sembilan nama tunggal putra yang dipanggil. Istimewanya lagi, dia langsung masuk dalam jajaran utama, bukan pratama.

Zaki Ubaidillah akan berlatih bersama dengan lima pebulu tangkis tunggal putra utama lain yang juga seniornya seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Yohanes Saut.

Pemanggilan Ubed ke tunggal putra utama ini cukup mengejutkan mengingat usianya masih 17 tahun. Biasanya pemain yang usianya masih sangat muda, apalagi masih akan bermain di kejuaraan junior, masuk di kelas pratama.

Remaja kelahiran Sampang, Madura, tahun 2007 ini mengucap syukur atas kepercayaan yang diberikan PBSI kepada dirinya untuk masuk ke jajaran atlet elite bulu tangkis nasional. 

“Alhamdulillah, saya bisa masuk Pelatnas PBSI. Apalagi langsung masuk ke utama. Saya akan banyak belajar dari senior-senior saya, para pemain top dunia,” ujar Zaki Ubaidillah dalam keterangan PBSI, Jumat (27/12).

Diakui Ubed, perjalanannya menuju Pelatnas PBSI tidaklah mudah. Ada proses panjang yang harus dia lalui sebelumnya. Mimpinya itu bermula dari dia mulai bermain bulu tangkis sejak TK dan mengikuti lomba di sekolah di kampungnya di Pulau Garam. 

Saat mulai memasuki sekolah dasar, Zaki Ubaidillah sudah latihan ke Jawa Tengah, tepatnya di PB Rahmat, Pati. Padahal saat itu dia baru kelas 1 SD. 

Ubed kemudian melanjutkan kariernya dengan pindah ke sejumlah kota seperti Gresik, Surabaya, dan Klaten untuk mencari klub yang pas, hingga pada akhir 2019 ia lolos tes untuk bergabung dengan PB Djarum Kudus. 

Di Djarum, karier Ubed makin mengkilap. Terutama pada 2023, di mana dia sukses merebut enam gelar juara baik level nasional maupun internasional. 

Di level nasional, Ubed sukses menjadi juara di Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat, Sirnas A Jawa Timur, Sirnas A Banten, serta dua turnamen di akhir tahun, Sirkuit Nasional Premier DKI Jakarta dan Kejuaraan Nasional PBSI Perorangan 2023.

Sementara di level internasional, Zaki Ubaidillah mampu naik podium tertinggi di Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2023. Dia juga mampu berjajar di posisi semifinalis Dutch Junior Grand Prix serta Malaysia Junior International Challenge 2023.

Namun, Ubed menutup prestasi ciamiknya sepanjang 2023 dengan pahit. Dia yang diunggulkan dalam Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI, jalur untuk lolos ke Pelatnas PBSI 2024, justru tersisih di delapan besar.

“Saya menjalani proses cukup lama. Sempat berpikir dan merenung, ke mana arah tujuan saya bermain bulu tangkis? Kalau enggak masuk Pelatnas, bagaimana? Apalagi pada Januari lalu saya ikut Seleksi Nasional dan kalah di babak 8 besar," ungkap Ubed.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore