Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Agustus 2024 | 15.31 WIB

5 Klub Panjat Tebing yang Aktif di Surabaya, Lokasi Strategis dan Citra Positif

WADAH BERKOMUNIKASI: Arena panjat tebing di kompleks lapangan Dispora Jatim, Kertajaya, Surabaya, adalah salah satu yang teramai dipakai berlatih serta berlomba. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS) - Image

WADAH BERKOMUNIKASI: Arena panjat tebing di kompleks lapangan Dispora Jatim, Kertajaya, Surabaya, adalah salah satu yang teramai dipakai berlatih serta berlomba. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

JawaPos.com - Salah satu cara untuk menekuni hobi panjat tebing adalah bergabung dengan klub. Di Surabaya, setidaknya ada beberapa klub yang aktif. Di antaranya, Phyxius Climbing Gym, Eiger Climbing Club, PCS (Pataga Climbing School), SCF, dan Warrior.

Beberapa klub itu memiliki lintasan panjat tebing sendiri. Phyxius, misalnya, punya fasilitas di daerah Pakis, Sawahan. Mereka membuka tempat latihan panjat tebing untuk umum, mulai anak-anak hingga profesional.

Lalu, Eiger juga memiliki dinding panjat sendiri di daerah MERR (Middle East Ring Road), Surabaya, untuk nomor boulder serta di Wiyung untuk nomor lead dan speed. Dinding panjat yang terletak di Wiyung bahkan sangat mudah dikenali karena terletak di pinggir jalan raya. Hal itu dinilai sedikit membantu promosi olahraga panjat tebing.

”Di Wiyung itu di pinggir jalan, terus di sebelahnya ada sekolah, jadi mudah diketahui,” kata pelatih Eiger Climbing Club Ronald Mamarimbing kepada Jawa Pos.

”Plus, ada pemberitaan yang baik terus (soal panjat tebing, Red) dari televisi maupun cetak. Itu bikin peminatnya semakin banyak dan perkembangannya semakin baik,” lanjut sosok yang juga menangani tim pemusatan latihan daerah (puslatda) panjat tebing Jatim tersebut.

Ya, peminat olahraga panjat tebing makin banyak seiring dengan prestasi atlet nasional di beberapa multievent terakhir seperti Asian Games 2018 dan 2022 serta Olimpiade 2024. Di klub Eiger, misalnya, saat ini ada 30–40 anak yang rutin berlatih. Jumlah itu naik sekitar 50 persen ketimbang lima tahun lalu. ”Dulu mungkin 15–20 anak yang datang tiap latihan,” ujar Ronald.

Nah, jika bicara tentang kebutuhan prestasi, para atlet panjat tebing di Surabaya punya satu tempat yang menjadi acuan. Yaitu, dinding panjat di kompleks lapangan Dispora Jatim, Kertajaya, Surabaya. Jika tak ada jadwal latihan atlet puslatda atau atlet Jawa Timur, atlet dari klub bisa menggunakan fasilitas tersebut. (ka/c14/dra)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore