
MAKIN DIGEMARI: Peserta kompetisi panjat tebing bertajuk Climbing Cuit Party 2024 di Indoclimb FX Sudirman, Jakarta, kini mencapai 300-an orang. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
Keberhasilan atlet Veddriq Leonardo meraih medali emas di kelas speed panjat tebing pada Olimpiade Paris 2024 meningkatkan gairah manjat anak-anak hingga atlet muda. Wadah klub serta lokasi latihan yang banyak dan terjangkau meroketkan olahraga panjat ini.
”AYO, fokus. Pelan-pelan pasti bisa.” Demikian sorakan dan semangat para orang tua menyemangati anak-anak yang bertanding di Climbing Cult Party yang berlangsung di Indoclimb, FX Sudirman, Jumat (23/8). Semarak itu juga bisa disaksikan pada perhelatan Indoclimb Lippo Mall Kemang yang berlangsung sejak kemarin (24/8) hingga hari ini (25/8).
”Happy dan excited. Orang tuanya juga pada senang. Semoga ke depannya mereka senang manjat sih,” tutur Jerry Marvin, ketua panitia acara Climbing Cult Party, ketika diwawancarai Jawa Pos.
Pemilihan dua tempat di mal juga memiliki maksud tertentu. Karena acara itu berlangsung di pusat perbelanjaan, orang tua tidak repot mencari makanan ataupun selingan sekaligus bisa jalan-jalan. ”Jadi, nontonnya nyaman dan orang tua ya happy,” katanya.
Perhelatan ini merupakan edisi kedua. Dari yang semula 115 peserta kini bertambah menjadi 300-an orang. Jadi, terdapat peningkatan lebih dari 100 persen. ”Karena tahun ini coba buka ke kelas open dan anak-anak. Ternyata antusiasmenya tinggi banget. Kami harap sih ke depan semakin tinggi lagi animonya,” harap Jerry.
Jerry menjelaskan, tema Climbing Cult Party dipilih dengan makna mendalam. ”Ya, jadi ini climbing amatir lah. Kayak seru-seruan bareng dengan komunitas baru dan olahraga ini baru dikenal tim amatir,” ujarnya.
Untuk menyemarakkan panjat dinding, pihaknya kini menyediakan enam kategori lomba. Yakni, Les Petits (anak-anak hingga 10 tahun), Soup (boulder, 11–13 tahun), Appetizer (boulder, 14–16 tahun), Beginner (starter), Intermediate (entree), dan Open.
Dengan keberhasilan Veddriq berada di podium tertinggi Olimpiade, Jerry menyatakan bahwa animo masyarakat pada panjat dinding semakin tinggi. ”Banyak yang daftar dan banyak anak baru juga ya. Ya, mereka juga tahu ada atlet-atlet panjat tebing yang sukses,” ujarnya.
Pada edisi ini, pihaknya berfokus untuk kategori boulder. Menggelar boulder memiliki alasan tersendiri. Sebab, pada Olimpiade Los Angeles 2028, kategori boulder dan lead akan dipisah. Di edisi Paris 2024, boulder dan lead disatukan.
”Prestasi emas di Paris menunjukkan potensi kita. Dengan tiga medali yang diperebutkan di 2028 untuk disiplin lead, boulder, dan speed, acara ini akan menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet muda kita untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi,” katanya.
Emi Zainah selaku juri menyatakan lebih berfokus ke boulder lantaran animo cukup besar. ”Tapi, untuk lombanya sendiri kategori ini tidak sesering speed ataupun lead. Jadi, ini salah satu pembinaan boulder untuk ukur kemampuan,” jelasnya.
Ya, pihaknya berencana menggelar event secara reguler dan berkala sebagai wadah.
Sementara itu, Tristan Andrata, pemanjat 16 tahun yang ikut berpartisipasi, mengakui bahwa keberhasilan Veddriq kembali membuka matanya untuk menjadi atlet. ”Veddriq Leonardo meraih emas dan bisa membuat dunia termotivasi, termasuk saya. Mungkin orang dari TK dan PAUD bisa lihat juga. Oh, dapat emas cepat banget. Termotivasi saya, mau panjat tebing bisa jadi tren gitu sih,” ucapnya.(raf/c14/dra)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
