
Pelita Jaya Basketball berada di urutan kelima FIBA Basketball Champions League (BCL) Asia 2024.
JawaPos.com–Pelita Jaya Basketball (PJB) memang gagal melaju ke babak berikutnya di FIBA Basketball Champions League (BCL) Asia 2024. Tapi, runner-up Indonesia Basketball League (IBL) musim lalu itu bisa pulang ke Indonesia dengan kepala tegak.
Meski gagal ke semifinal, PJ mengakhiri FIBA BCL Asia 2024 dengan berada di urutan kelima dalam final ranking. Rekor tim besutan Johannis Winar itu adalah 2-1 alias meraih dua kemenangan dan satu kekalahan.
Dua kemenangan diraih PJ saat melawan juara liga basket Iran Shahdari Gorgan (97-90) dan Busan KCC Egis (98-91) dari Korea Selatan. Sedangkan satu-satunya kekalahan yang diterima adalah ketika takluk dari tim Jepang Hiroshima Dragonflies (69-86).
Bagi PJ, pencapaian di FIBA BCL Asia itu terasa sangat istimewa. ”Ajang ini kan kompetisi antarklub yang levelnya lebih tinggi. Jadi sangat berguna untuk meningkatkan level tim,” kata Winar dalam keterangan resmi klub.
Menurut Ahang, sapaan akrab Johannis Winar, sebuah tim bisa naik level karena melawan tim tangguh dan para pemain menunjukkan kemampuan terbaik. Itulah yang dilakukan Andakara Prastawa dan kolega di setiap laga.
”Jadi dengan mengeluarkan kemampuan maksimal di saat ketemu tim kuat, baru lah kita bisa menaikkan level permainan kita,” jelas Johannis Winar.
Dia mensyukuri hasil yang diraih PJ di FIBA BCL Asia 2024. Dia berharap para pemain dapat melanjutkan hasil apik tersebut di IBL 2024.
”Semoga musim ini bisa mengakhiri puasa gelar yang terakhir kali diraih pada 2017,” ucap Johannis Winar.
Sementara itu, Prastawa selaku kapten tim menyatakan bahwa hasil yang diraih di FIBA BCL Asia 2024 memiliki arti lebih dalam. Pencapaian ini bukan milik PJ saja. ”Ini dua kemenangan yang besar,” kata Prastawa.
”Ini berarti banget buat bola basket Indonesia karena kita bisa bersaing di Asia. Mungkin ke depannya kita bisa lebih baik lagi,” imbuh Prastawa, putra pelatih nasional Rastafari Horongbala itu.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
