
Pelita Jaya kini semakin lekat dengan Kota Jakarta, mengikuti jejak Persija Jakarta di sepak bola. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelita Jaya Basketball (PJB) mendapatkan suntikan berharga dalam mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Khususnya mengenai penegasan identitas, di mana PJB semakin lekat dengan Kota Jakarta, mengikuti jejak Persija Jakarta di sepak bola.
Penegasan identitas Jakarta dilakukan oleh Persija Jakarta setelah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PAM Jaya, perusahaan penyedia layanan air bersih di Jakarta yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun.
Nantinya logo PAM Jaya akan menempel di jersey Pelita Jaya, begitu pun sebaliknya. Kerja sama ini sama seperti yang dilakukan oleh Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
“Namanya sudah mirip-mirip semoga kita semakin jaya. Kolaborasi ini sangat pas karena berhubungan dengan kesehatan. PAM Jaya dengan air bersih, Pelita Jaya lewat olahraga,” ujar Andiko Ardi Purnomo, Presiden Klub Pelita Jaya saat penandatanganan MoU di Kantor Pusat PAM Jaya, Jakarta, Jumat (6/2).
Ketika ditanya soal nilai kontrak kerja sama, Andiko enggan memberikan jawaban secara spesifik. Dia hanya memastikan bahwa nilainya cukup berarti untuk Pelita Jaya dalam mengarungi IBL 2026.
"Pokoknya intinya sangat berarti buat kami, nilai (jumlah uangnya) juga cukup bagus, tetapi yang penting bukan tentang nilainya namun dukungan oleh PAM Jaya kepada kami (Pelita Jaya Jakarta)," kata pria yang kerap disapa Diko itu.
Sementara itu, pihak PAM Jaya memilih Pelita Jaya untuk kerja sama karena diyakini bisa mengikuti jejak Persija. Yakni dengan dekat anak muda sehingga para penggemarnya nanti akan lebih mengenal PAM Jaya.
"PAM Jaya ingin mengampanyekan terkait komitmen menyelesaikan sambungan pipa air bersih kepada masyarakat serta pentingnya keberadaan air bersih pada masa depan," kata Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM Jaya.
“Basket olahraga yang digemari anak muda. Target kami sekarang anak muda untuk bisa menyampaikan pesan kepada masayarakat,” tambahnya.
Setidaknya ada lima poin utama dalam kerjasama kedua belah pihak. Salah satunya adalah penempatan logo PAM Jaya di jersey Pelita Jaya. Kemudian eksposur perusahaan di media digital klub, kegiatan tanggung jawab sosial (CSR), penyediaan fasilitas hospitality klub seperti tiket, dan penyediaan merchandise co-branding antara PAM Jaya serta Pelita Jaya Jakarta.
"Kami melihat Pelita Jaya berpotensi besar untuk membantu PAM Jaya lewat olahraga bola basket, jadi potensi itu yang ingin kami kembangkan. Sebelumnya kami sudah jalan dengan Persija,” jelas Arief.
Bagi Pelita Jaya, kerja sama ini jelas jadi suntikan berharga dalam menjalani musim IBL 2026. Apalagi Agassi Goantara dan kawan-kawan tengah dalam tren apik dengan belum menelan kekalahan sama sekali dari enam laga yang dijalani.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
