
Rizki Juniansyah mulai memantapkan persiapan menuju Olimpiade Paris 2024.
JawaPos.com–Rizki Juniansyah mulai memantapkan persiapan menuju Olimpiade Paris 2024. Lifter andalan Indonesia untuk kelas 73 kilogram putra itu menambah porsi latihan dan kedisiplinan lebih keras lagi dibanding sebelumnya.
Juara dunia junior edisi 2021 dan 2022 itu mengungkapkan, selama tiga bulan ke depan hanya fokus berlatih dan jaga kondisi. Tidak ada turnamen atau kejuaraan yang akan diikuti hingga Olimpiade Paris 2024 dimulai.
”Sekarang tinggal matengin dan maintenance lagi karena sebentar lagi. Jadi nanti latihan berat dua bulan dan sebulan latihan ringan,” kata Rizki Juniansyah ditemui di Mess Kwini Jakarta.
Untuk latihan berat, Rizki mengungkapkan, ada program dan target yang disiapkan pelatih untuk dicapai. Yakni berusaha untuk menambah catatan angkatan agar bisa mendapatkan total angkatan lebih baik dari sekarang.
Catatan angkatan Rizki saat ini adalah 164 kg snatch dan 201 kg clean & jerk dengan total angkatan 365 kg. Torehan itu dia dapatkan saat berlaga di IWF World Cup di Thailand beberapa waktu lalu yang memastikan Rizki dapat tiket lolos Olimpiade Paris 2024.
Total angkatan 365 kg tersebut membuat Rizki memecahkan rekor dunia. Torehannya 1 kg lebih baik dari seniornya, Rahmat Erwin Abdullah.
”Itu (catatan) yang terbaik dalam latihan maupun pertandingan. Sebelumnya saya belum pernah di latihan lebih dari itu,” kata Rizki Juniansyah.
Lantas berapa kilogram angkatan yang jadi target Rizki untuk dicapai di Olimpiade Paris?
”Mungkin snatch tambah 2 kg dan clean & jerk juga ditambah 2 kg sehingga saya harus menaikkan 4 kg dalam total angkatan,” beber Rizki Juniansyah.
Selain teknis, Rizki menambahkan, harus benar-benar fokus dan disiplin dalam mempersiapkan hal non teknis. Seperti cara makan dan minum serta obat-obatan yang dikonsumsi selama masa persiapan.
”Saya harus hati-hati banget karena Olimpiade ini perdana dan saya gak mau sia-siakan kesempatan kali ini,” terang Rizki Juniansyah.
”Kondisi saya harus benar-benar full karena memang saya hanya ditakutkan saat saya sedang peak, kondisi malah enggak bagus. Dari sekarang maintenance pelan-pelan buat atur kondisi lebih baik lagi,” tambah Rizki Juniansyah, lifter berusia 20 tahun itu.
Faktor mental juga tak lupa jadi fokus Rizki. Dia berharap dapat mencapai mental terbaik saat berlaga di Paris.
”Mental saya tuh kalau latihan atau pertandingan secara brutal keluarnya, seperti saat bertanding seperti di Thailand. Itu saya lagi gila banget mentalnya,” tutur Rizki Juniansyah.
”Nah saya harap di Olimpiade seperti itu juga atau mungkin lebih baik lagi agar saya lebih plong untuk mengatur strategi angkatan,” imbuh Rizki.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
