
Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie melaju ke perempat final French Open 2023, setelah mengalahkan Lin Chun Yi (Taiwan) 21-14, 7-21, 21-11 di Rennes, Prancis, Kamis. (ANTARA/HO-PP PBSI)
JawaPos.com - Sektor tunggal putra Indonesia menggandakan wakilnya pada babak perempat final French Open 2023 melalui Jonatan Christie, usai mengalahkan Lin Chun Yi setelah berjibaku dalam laga 16 besar yang berakhir dengan tiga gim 21-14, 7-21, 21-11, dikutip dari ANTARA.
Melalui hasil pertandingan yang berlangsung Kamis (26/10) malam waktu Rennes, Prancis, itu, Jojo menyusul Anthony Sinisuka Ginting yang lebih dulu melaju ke babak delapan besar turnamen level BWF Super 750 tersebut.
"Puji Tuhan bisa kembali ke perempat final setelah beberapa turnamen hasilnya kurang baik. Pada gim pertama tadi jauh lebih enjoy mainnya, tidak terburu-buru," ujar Jojo melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (27/10).
Baca Juga: Pecahkan Rekor Lagi! Mohamed Salah Lampaui Gol Legenda Arsenal Thierry Henry di Kompetisi Eropa
Pemain unggulan kelima itu menceritakan bahwa lawannya sempat mengubah pola permainan sehingga menyulitkannya untuk menciptakan kemenangan dua gim langsung.
Dinamika tersebut mewarnai perjuangan Jonatan untuk menundukkan wakil Taiwan tersebut dalam berdurasi 55 menit.
Jojo merebut kemenangan pada gim pertama setelah mampu menahan tempo cepat yang disajikan lawan. Lin berusaha agar tempo permainan berjalan cepat, namun hal itu diantisipasi oleh Jonatan yang justru melakukan strategi kebalikan.
"Lawan adalah pemain dengan tipe yang maunya temponya cepat terus, jadi saya coba meredam itu, dan berhasil," kata Jojo.
Lalu Lin mengubah pola pada gim kedua dengan mengikuti pola yang dimainkan Jonatan. Hal tersebut justru membuat Jojo kesulitan karena belum menyiapkan strategi untuk menandingi Lin.
Jojo dengan terpaksa harus merelakan peluang kemenangan dua gim langsung setelah Lin mengunci keunggulan 7-21 pada gim kedua.
Baru lah pada gim ketiga Jonatan bermain dengan lebih dinamis dan tidak terpaku pada satu pola tertentu. Sebisa mungkin ia selalu melakukan counter terhadap permainan Lin.
"Di gim ketiga saya tidak mau terulang lagi, jadi sebisa mungkin untuk mengantisipasi perubahan-perubahan dan temponya," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
