Jorge Martin - Francesco Bagnaia - Marco Bezzecchi
Di Mandalika, pemuncak klasemen Francesco Bagnaia bakal berada di bawah tekanan berat dari Jorge Martin yang dalam empat seri terakhir selalu finis lebih baik. Penjualan tiket sudah 90 persen dan diperkirakan terus bertambah di kualifikasi hari ini dan hari balapan besok.
I’IED RAHMAT RIFADIN, Lombok Tengah
---
PERHATIAN pencinta balap motor dunia akhir pekan ini tertuju ke Sirkuit Internasional Mandalika. Lintasan balap di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tersebut menggelar seri ke-15 balapan paling bergengsi di dunia: Moto3, Moto2, dan kelas para raja MotoGP.
Kemarin (13/10) Grand Prix (GP) Mandalika memulai sesi hari pertama dengan menggelar latihan bebas untuk semua kelas. Dari pantauan Jawa Pos, penonton yang hadir belum seberapa membeludak.
Direktur Utama MGPA (Mandalika Grand Prix Association) Priandhi Satria selaku pengelola Sirkuit Mandalika menyebutkan, diperkirakan jumlah penonton yang datang langsung ke sirkuit semakin bertambah pada hari ini saat sesi kualifikasi dihelat. Puncaknya akan terjadi pada hari balapan besok.
”Penjualan tiket saat ini sudah mencapai 90 persen dari 61.000 yang kami jual,” ucap Priandhi. ”Semoga bisa mencapai 100 persen. Karena pembelian di hari-hari terakhir terus bertambah dan baru ditutup besok (hari ini, Red),” imbuhnya.
Dia menambahkan, dari sisi lintasan sirkuit, semua masih kondusif. Beberapa pembalap memang mengeluhkan bahwa lintasan Mandalika kemarin masih terlalu berdebu.
Namun, Priandhi menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat instruksi dari Dorna selaku penyelenggara MotoGP untuk membersihkan sirkuit. ”Namanya pembalap ada macam-macam riding style-nya. Jadi, pendapatnya berbeda-beda. Namun, hingga saat ini saya pastikan belum ada instruksi dari Dorna untuk membersihkan sirkuit,” jelas Priandhi.
Memasuki seri ke-15 ini, persaingan gelar juara dunia MotoGP musim ini mulai mengerucut. Perebutan pemuncak klasemen pembalap bahkan makin panas di seri Mandalika ini.
Rider Pramac Ducati Jorge Martin yang kini berada di peringkat kedua klasemen pembalap baru saja memperpendek gap poin atas Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo yang masih memuncaki klasemen. Dobel kemenangan Martin di sprint race dan balapan utama GP Jepang dua pekan lalu (1/10) membuatnya kini tinggal terpaut tiga poin dari Bagnaia.
Pecco, sapaan akrab Bagnaia, masih berada di puncak dengan 319 poin. Martin menempel ketat dengan 316 angka.
Baca Juga: Pembalap MotoGP Jalani Latihan Bebas Hari Ini di Sirkuit Mandalika dan Ikut Bersih-Bersih Pantai
”Persaingan semakin sengit. Duelku (dengan Martin) bakal semakin intens di sini. Tapi, aku datang ke balapan ini dengan mental yang sama, mencoba untuk menang, mencoba untuk menjaga momentum,” ucap Bagnaia dalam konferensi pers kemarin.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
