Sisa musim MotoGP 2023 bakal diisi pertarungan pertarungan ketat antara Jorge Martin (kanan) dan Francesco Bagnaia, yang saat ini masih memuncaki klasemen.
JawaPos.com – Pergantian pemuncak klasemen pembalap MotoGP bisa terjadi seusai balapan GP Jepang di Sirkuit Motegi siang nanti (start pukul 13.00 WIB). Peluang itu terbuka setelah rider Pramac Ducati Jorge Martin sukses memperkecil jarak poin dengan pemimpin klasemen sementara pembalap Ducati Francesco Bagnaia.
Kemenangan Martin di sprint race MotoGP Jepang kemarin membuatnya kini hanya terpaut 8 poin dari Bagnaia. Juara dunia bertahan itu masih berada di puncak klasemen dengan 299 poin. Martin memepetnya di posisi kedua dengan 291 poin.
Martin sedang on fire. Kemenangan kemarin menjadi yang ketiga beruntun di sprint race. Sebelumnya dua kemenangan lainnya diraih di sprint GP San Marino dan GP India.
Peluang pembalap 25 tahun itu mengambil alih pimpinan klasemen dari Bagnaia siang nanti terbuka lebar. Sebab, dia akan kembali memulai balapan sebagai pole position seperti di sprint.
Lebih dari itu, dalam enam balapan terakhir sejak GP Jerman (18/6), Martin juga selalu bisa finis lebih baik daripada Bagnaia. ”Aku sedang sangat fokus. Ada sedikit nervous. Namun, aku tidak mau terbebani,” ucap Martin seperti dilansir Crash.
Bagnaia finis di posisi ketiga pada sprint race kemarin. Podium kedua dikuasai pembalap KTM Brad Binder. Jika melihat raihan poin saat ini, finis di posisi ketiga lagi tidak akan cukup bagi Bagnaia untuk mempertahankan pimpinan klasemen jika Martin yang menjadi pemenang. Karena selisih poin antara juara ke-1 dan 3 adalah 9 poin.
Pertarungan Bagnaia-Martin bakal sengit sejak awal karena Bagnaia memulai balapan tepat di belakang Martin di posisi kedua. Pertarungan akan lebih seru lantaran rider KTM yang kini menggunakan sasis berbahan serat karbon juga tampil menggila di Jepang. Binder dan Jack Miller tampil bagus sejak sesi latihan bebas.
Menanggapi persaingannya dengan Martin di klasemen pembalap, Bagnaia memilih tetap tenang. ”Yang jelas kami akan berusaha semaksimal mungkin. Jika nanti Jorge melampauiku (di klasemen), dia memang layak karena dia tampil sangat baik,” ucap Bagnaia sebagaimana dilansir Crash.
”Aku tahu sebesar apa tekanan yang sedang aku hadapi. Tapi, aku juga tahu bagaimana menghadapinya. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,” tambah Pecco, sapaan akrab Bagnaia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
