Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Maret 2022 | 15.31 WIB

Misi Mencari Pelengkap Brasil-Argentina

MARIANA GREIF/POOL/AFP-JAVIER TORRES/AFP- FRANKLIN JACOME / POOL/AFP-DOUGLAS MAGNO/AFP SISA DUA SLOT: Dari kiri, striker Uruguay Luis Suarez, striker Cile Alexis Sanchez, bomber Ekuador Enner Valencia, dan penyerang Peru Gianluca Lapadula bakal memperebut - Image

MARIANA GREIF/POOL/AFP-JAVIER TORRES/AFP- FRANKLIN JACOME / POOL/AFP-DOUGLAS MAGNO/AFP SISA DUA SLOT: Dari kiri, striker Uruguay Luis Suarez, striker Cile Alexis Sanchez, bomber Ekuador Enner Valencia, dan penyerang Peru Gianluca Lapadula bakal memperebut

JawaPos.com – Brasil dan Argentina lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 dari zona Conmebol memang sudah lumrah.

Dua timnas tersebut merupakan yang terbaik dari kawasan Amerika Latin dan punya tradisi tampil di Piala Dunia. Yang menarik adalah pelengkap mereka.

Masih ada dua slot lolos otomatis dari zona Conmebol yang bakal diperebutkan dalam dua matchday terakhir kualifikasi. Setidaknya lima tim masih punya kesempatan. Ekuador, Uruguay, Peru, Cile, dan Kolombia.

Nama pertama paling difavoritkan menyusul Brasil-Argentina karena timnas berjuluk La Tri itu hanya menghadapi Paraguay yang sudah tereliminasi pagi ini (siaran langsung Mola TV pukul 06.30 WIB).

Kalaupun meleset, Enner Valencia dkk punya kesempatan dalam matchday pemungkas di kandang sendiri kontra Argentina (30/3).

”Kami bukan Brasil atau Argentina (yang punya tradisi lolos ke putaran final Piala Dunia, Red). Kami tidak ingin melewatkan kesempatan bagus ini,” kata Valencia kepada Equavisa.

Valencia merupakan bagian dari kesuksesan Ekuador lolos kali terakhir ke Piala Dunia, yakni pada edisi 2014 di Brasil.

Mayoritas rekan seangkatan striker 32 tahun asal Fenerbahce itu pun sudah tidak menjadi bagian timnas. Pelatih Ekuador Gustavo Alfaro memang sudah melakukan banyak regenerasi.

”Timnas kami saat ini dihuni banyak pemain muda yang memiliki semangat tinggi untuk berprestasi,” tutur bek kiri Villarreal CF Pervis Estupinan yang masih berusia 24 tahun dengan 21 caps.

Mulai mengurangi ketergantungan pada pemain veteran itulah yang sepertinya membuat Uruguay, Cile, dan Kolombia keteteran dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.

Uruguay, misalnya, masih bertumpu pada kapten sekaligus bek Diego Godin yang berusia 36 tahun serta duet striker 35 tahun, Edinson Cavani dan Luis Suarez.

Padahal, posisi pelatih sudah beralih ke sosok lebih muda, Diego Alonso (46 tahun), yang menggantikan hegemoni 15 tahun Oscar Tabarez yang berusia 75 tahun. ”Kami membutuhkan pemain senior karena pengalaman penting dalam situasi seperti ini,” ucap Alonso kepada El Pais.

Cile juga belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang dua pemain Inter Milan, striker Alexis Sanchez (33 tahun) dan Arturo Vidal (34 tahun). Kolombia malah sempat memakai jasa striker Radamel Falcao (36 tahun).

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore