
Delphine Delrue (R) and Thom Gicquel (L) of France hit a return to Wang Yilyu and Huang Dongping of China during their mix doubles semi-final match at the Indonesia Masters badminton tournament in Jakarta on January 18, 2020. (Photo by ADEK BERRY / AFP)
JawaPos.com - Meski belum populer di kalangan para pecinta bulu tangkis, ganda campuran Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue menjadi pasangan yang disegani dalam satu tahun terakhir. Keduanya memang belum pernah memenangi gelar pertandingan bergengsi, namun performa mereka sudah terbukti beberapa kali menyulitkan para pemain top dunia.
Saat ini, mereka adalah satu-satunya ganda campuran asal Eropa yang bertengger di 10 besar ranking dunia. Pelatih sektor ganda Prancis, Baptiste Careme menuturkan bahwa meroketnya performa Gicquel/Delrue tidak lepas dari dedikasi dan totalitas mereka terhadap bulu tangkis.
"Baik Thom maupun Delphine ingin menjadi yang nomor 1. Mereka betul-betul menjalani hari-hari mereka dengan bulu tangkis. Isi otak mereka cuma bulu tangkis," ujar Careme dilansir dari laman resmi BWF.
Careme melanjutkan, dari kacamatanya, Gicquel/Delrue sudah memiliki semua persyaratan untuk menjadi pemain top dunia. Ia pun mengaku tidak kaget melihat dua anak asuhnya tersebut bisa menjadi penantang yang cukup berbahaya untuk para pasangan kelas kakap.
"Mereka punya kemampuan adaptasi yang sangat bagus. Visi mereka terhadap permainan juga amat baik, dan mereka punya reaksi (terhadap permainan lawan) yang sangat mengagetkan. Melihat semuanya itu, sebetulnya bukanlah hal yang mengejutkan kalau mereka bisa sampai di titik saat ini," ujar Careme.
Careme juga menceritakan bahwa pada 2020 saat seluruh turnamen dihentikan akibat pandemi Covid-19, Gicquel/Delrue betul-betul bisa memanfaatkan waktu untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka.
"Thom sudah semakin kuat dan cepat, sementara Delphine bisa melakukan cover lapangan dengan amat baik. Mereka sudah tahu bahwa mereka sekarang berada di top level, dan inilah kepercayaan diri yang mereka butuhkan untuk memenangkan medali," ujarnya.
Berangkat dari hal tersebut, Careme memasang target keduanya harus bisa menembus jajaran 5 besar dunia.
"Adalah hal yang sangat logis jika mereka bisa menembus ranking 5 dunia. Jika tidak, artinya saya lah yang gagal sebagai pelatih," ujar Careme lagi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
