Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2020 | 14.55 WIB

Pandemi Virus Korona, Anggaran Kemenpora Dipotong Rp 564 Miliar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menyalurkan bantuan kepada atlet. Ini adalah salah satu kegiatan pemerintah terkait perubahan penggunaan anggaran dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kami kan ada refocusing anggaran, dan sebagai perhatian Kemenpora kepada stakeholder, kami akan berikan paketnya berupa vitamin, hand sanitizer, masker, dan sabun," kata Menpora Zainudin Amali dalam pembukaan webinar melalui video telekofernsi seperti dikutip Antara Kamis (14/5).

Tak hanya kepada atlet, bantuan juga akan disalurkan kepada semua induk cabang olahraga, Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), dan seluruh Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) di Indonesia.

Akibat program pemerintah yang saat ini fokus kepada penanganan virus korona, anggaran Kemenpora dipotong Rp 564 miliar. Dari sebelumnya Rp 1,73 triliun menjadi Rp 1,17 triliun.

Beberapa sektor yang mengalami realokasi anggaran antara lain mata anggaran untuk penyelenggaraan PON dan Peparnas serta pengiriman atlet ke berbagai kejuaraan multievent. Refocusing anggaran digunakan Kemenpora untuk menjalankan beragam kegiatan, termasuk program bantuan.

Selain program bantuan, realokasi anggaran juga digunakan untuk melakukan kegiatan webinar kepemudaan dan keolahragaan, diskusi daring, short course, hingga lomba senam. "Kami mengundang pakar keuangan dan investasi supaya bisa memberi ilmu cara mengelola keuangan," kata Zainudin.

Dalam kegiatan webinar juga, Menpora membahas masalah kelanjutan semua kompetisi olahraga di Indonesia. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menurutnya, sudah memberikan saran kepada Kemenpora. Apabila kompetisi kembali bergulir, maka harus ada protokol kesehatan yang disiapkan, di antaranya rapid test dan swab.

"Ada saran, sebelum itu dilakukan rapid test dan swab, tapi kami lihat seberapa permintannya. Lalu kami akan sampaikan ke gugus tugas. Gugus tugas sudah menyampaikan misalnya tanpa penonton, harus di-swab dan rapid test untuk pemain dan staf, tapi klub-klub belum merespons," katanya.

“Kami sudah menyampaikan protokol keolahragaan kepada para pengurus cabor, organisasi, dan kepala dinas pemuda dan olahraga di berbagai provinsi. Kami juga perbaharui sesuai dengan perkembangan yang ada," tambah Menpora.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore