
Tripek partisi yang dipukul pesilat Malaysia Mohd Al Jufferi Jamari karena kalah WO
JawaPos.com - Pesilat Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari mengamuk usai mundur dari pertarungan melawan wakil Indonesia Komang Harik Adi Putra di perebutan medali emas putra kelas E 65 kg - 70 kg. Dia memukul pembatas ruang ganti yang terbuat dari triplek hingga bolong.
Bertanding di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, Senin (27/8), kedua pesilat sebenarnya tampil sengit. Al Jufferi sempat menyulitkan Komang pada ronde kedua.
Akan tetapi, ketidakpuasan kontingen Malaysia terhadap poin yang diberikan wasit berbuah hasil bagus buat Indonesia. Tim pelatih dan Al Jufferi akhirnya memutuskan untuk menyudahi pertandingan secara WO.
"Iya tadi datang ngamuk, atletnya yang mukul itu. Nggak apa-apa, nanti kami ganti," ujar salah seorang panitia.
Sementara sampai saat ini belum ada keterangan dari pihak Malaysia soal kejadian itu. Saat ini triplek yang bolong sudah ditutupi panitia dengan spanduk.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
