
Imam Nahrawi
JawaPos.com - Renovasi yang akan dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap komplek Gelora Bung Karno memang baru akan dimulai awal 2016 mendatang.
Tetapi, konsep modern pun sudah disuarakan Menpora Imam Nahrawi jauh-jauh hari.
Hal ini disampaikan Menpora Imam Nahrawi kala menerima perwakilan salah satu perusahaan IT asal Jepang yang ada di Indonesia, Nippon Electric Company (NEC) Indonesia di Kantor Kemnepora, kemarin pagi (6/10).
"Nantinya kami juga akan membuat sirkuit yang terkoneksi langsung dengan MRT (Mass Rapid Transit) dan fasilitas umum lainnya," ujar Imam.
Ini dilakukan supaya akses dan fasilitas pendukung bisa memudahkan pengunjung yang datang ke GBK secara langsung. Konsep modern yang diusung Kemenpora juga akan meliputi fasilitas umum dan Restoran yang akan dibangun juga di komplek GBK. Wajar, dengan kondisi yang ada saat ini, sudah semestinya renovasi dilakukan pemerintah.
"Kami menawarkan Stadium Solution yang akan kami berikan kepada Menpora," kata Ferra Liliana, Manajer NEC Bidang Kementerian/Lembaga. Sejauh ini NEC punya pengalaman dalam membangun stadium solution. Seperti yang sudah mereka jalankan di Brasil, Prancis ataupun Rusia, yang notabene negara-negara tuan rumah event akbar Piala Dunia dan Euro.
Dalam waktu yang beriringan, Pratikno, Mensesneg juga datang ke Kantor Kemenpora untuk memperdalam rencana renovasi yang akan dijalankan. Sebab, secara pengelolaan GBK berada dibawag langsung Sekretariat Negara. Sedankan Kemenpora diberikan tanggung jawab oleh presiden sebagai penanggung jawab renovasi.
"Pertemuan tadi memang membahas masalah persiapan teknis menuju pelaksanaan renovasi," ujar Imam.
Diskusi terkait detail desain proyek renovasi tersebut memang harus segera dijalankan kedua belah pihak. Karena secara tanggung jawab dan pengelolaan kedua kementerian ini punya peran.
Dengan perencanaan yang matang tahun ini, dan eksekusi renovasi awal 2016 diharapkan Asian Games 2018 bisa berlangsung meriah dengan Jakarta sebagai host opening dan closing multievent empat tahunan itu.
"Tentu diskusi seperti ini perlu lebih mengerucut terkait detail teknis renovasinya," terang Pratikno. (nap/ndi/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
