
Ilustrasi
JawaPos.com - Komisi disiplin (Komdisi) PSSI berani melakukan pemeriksaan terhadap mafia sepak bola. Meski dalam kondisi dibekukan oleh FIFA maupun Kemenpora, namun ternyata fakta dalam mafia sepak bola Indonesia terlalu besar.
Seperti yang disampaikan Bambang Suryo. Pria yang banyak terlibat sebagai seorang runner untuk bandar judi Internasional membeberkan peta sindikat mafia sepak bola di Indonesia kepada Komdis PSSI.
"Saya sudah menjelaskan semua secera detail dan menyeluruh kepada Komdis PSSI," ujar BS setelah keluar dari kantor PSSI, Kamis, (3/9).
Pria yang mengaku sebagai pemilik klub Kanjuruhan FC, salah satu klub yang berlaga Liga Nusantara itu berjanji untuk menyerahkan data terbaru terkait sosok yang selama ini menjadi good father dalam sindikat kejahatan sepak bola tanah air itu.
"Minggu depan saya akan membawa data terbaru terkait sindikat mafia sepak bola di Indonensia. Dan, ini
akan menjadi kejutan, karena aka nada banyak orang yang kaget dengan data-data ini," beber pria asal Malang, Jawa Timur itu. (dik/ndi/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
