Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2015 | 22.50 WIB

Hanya Menyisahkan Yuni dan Sarah

Lifter yang proyeksi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Sri Wahyuni Agustiani - Image

Lifter yang proyeksi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Sri Wahyuni Agustiani

JawaPos.com - Dua lifter proyeksi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Sri Wahyuni Agustiani (48 kilogram putri) dan Syarah Anggrain (53 kilogram putri) tak turut diboyong ke Tiongkok. Keduanya ditinggal berlatih di Bekasi dengan alasan pemantauan lebih mudah dari sang pelatih, Supeni. 



Dengan demikian hanya sembilan nama yang bertolak ke Tiongkok kemarin (30/8) dini hari. Yakni Surahmat (56 kilogram putra), M.Furqon (56 kilogram putra), Eko Yuli Irawan (62 kilogram putra), M.Hasbi (62 kilogram putra), I Ketut Ariana (69 kilogram putra), Deni (69 kilogram putra), Triyatno (77 kilogram putra), Imam Jamaludin (85 kilogram putri), dan Dewi Safitri (53 kilogram putri). 



Peni, sapaan Supeni, kemarin (30/8) berkata Yuni dan Syarah ada kepentingan lain tetap tinggal di tanah air. Yakni mengatur fokus menjelang Prakualifikasi PON yang akan dilangsungkan Oktober mendatang di Bandung. 



"Kan saya juga disini mendampingi mereka. Laporan per harinya tetap kita laporkan kok ke manajer pelatnas. Sehingga jangan kuatir kalau tidak terpantau," kata mantan lifter nasional era 90-an tersebut. 



Yuni dan Syarah memang bagian tulang punggung Indonesia untuk bertanding di Prakualifikasi Olimpiade pada ajang kejuaraan dunia 2015 di Houston mendatang. Tahun lalu pada kejuaraan dunia di Almaty Kazakhstan, Yuni finis di posisi kempat sedang Sarah di posisi ke-16. 



Peni lantas menjelaskan Deni yang juga anak asuhnya sebenarnya juga berat dilepas buat berlatih ke Tiongkok. Namun pertimbangan Deni lebih bisa beradaptatif dengan cepat dibanding kedua rekannya itu. 



"Deni kan cowok. Saya kira akan lebih gampang buat dia soal makan, komunikasi dengan keluarga, atau hal lainnya dibandingkan Yuni dan Syarah. Makanya Deni saya ijinkan latihan ke Tiongkok," tutur Peni. 



Di sisi lain, manajer pelatnas angkat besi Alamsyah Wijaya mengatakan Yuni dan Syarah akan ditinjau di Prakualifikasi PON Oktober mendatang. Kalau memang latihan mereka di Bekasi bagus, mereka tetap moncer di Prakualifikasi PON.



"Simpelnya gitu. Kalau angkatan mereka di bawah yang non pelatnas ya akan kita ganti. Kalau mereka masih yang terbaik, ya mereka akan tetap berangkat ke Houston, AS buat Prakualifikasi Olimpiade," ucap Alamsyah. (dra/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore