Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Januari 2021 | 16.38 WIB

Aku Ingin Menangis, Aku akan Menjaga Motor Ini Selamanya

TERCEPAT: Maverick Vinales dengan tunggangannya melesat di lintasan kering Red Bull Ring, Spielberg kemarin.  JOE KLAMAR/AFP PHOTO - Image

TERCEPAT: Maverick Vinales dengan tunggangannya melesat di lintasan kering Red Bull Ring, Spielberg kemarin. JOE KLAMAR/AFP PHOTO

JawaPos.com – RC231V bakal menjadi tunggangan Pol Espargaro menuju musim 2021. Tunggangan itu diperoleh dari tim Repsol Honda lewat momen yang sangat mengejutkan.

Ya, sepulang dari joging bersama anjingnya yang bernama Eina, Espargaro mendapati RC213V terparkir di balkon halaman rumahnya.

Pemandangan tersebut tersaji dalam sebuah video yang dilansir Repsol Honda pada Senin (4/1). Espargaro merasa terharu saat melihat motor bernomor 44 di rumahnya. ”Aku ingin menangis. Aku tak pernah membayangkannya. Aku akan menjaga (motor ini) selamanya,” kata Espargaro.

Baca Juga: Bersaing dengan Portugal dan Rusia, Indonesia Belum Diputus Jadi Host

Sebetulnya, sejak 1 Januari, pembalap Spanyol itu tercatat sebagai pembalap Repsol Honda. Dia menggantikan posisi Alex Marquez yang merapat ke LCR Honda pada 2021. Selanjutnya, dia berbagi garasi dengan Marc Marquez yang sampai saat ini berjuang memulihkan kondisi pascaoperasi lengan kanan.

Sebelumnya, Espargaro membela KTM selama empat musim. Nah, dia akhirnya mendapat tantangan baru bersama Repsol Honda.

Kehadiran pembalap 29 tahun itu juga menjadi harapan baru buat mantan tim juara dunia tersebut. Catatan impresif Espargaro bersama KTM musim lalu merupakan modal penting untuk beradaptasi dengan motor Honda yang dikenal sulit ditaklukkan.

Selama balapan dalam situasi pandemi Covid-19 tahun lalu, Espargaro meraih lima kali podium dan mengakhiri musim di peringkat kelima. Tentu saja, dia merasa tersanjung bisa berlabuh bersama Honda.

”Nomor ini (44) terlihat bagus. Aku bekerja keras untuk melihat nomor ini terpampang di sini. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Espargaro menjalani debut di kelas premier pada 2014. Selama itu dia sudah menunggangi dua mesin pabrikan berbeda.

Sebelum bersama KTM, dia menjadi bagian Yamaha Tech3 selama tiga musim, 2014–2016. Dia diharapkan bisa bersinar dalam petualangan baru bersama Honda. Terutama dengan situasi yang menimpa Marquez saat ini.

”Aku berkali-kali memimpikan momen ini, mengenakan warna ini, dan memiliki motor ini di sampingku,” jelasnya. ”Tanpa ragu, aku bakal selalu mengenang momen ini,” tandasnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore